JAKARTA – Tim nasional Bulgaria dipastikan tampil dengan wajah baru dalam ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung di Jakarta. Alih-alih membawa seluruh kekuatan senior, pelatih Aleksandar Dimitrov secara berani menurunkan komposisi pemain muda sebagai pilar utama tim berjuluk The Lions tersebut.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Dalam konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (26/3), Dimitrov mengungkapkan bahwa mengandalkan talenta muda adalah strategi untuk menghadapi dua tantangan sekaligus: membangun fondasi jangka panjang tim dan mengatasi kendala fisik akibat perbedaan iklim yang ekstrem.
"Ini adalah tantangan besar bagi kami. Itulah alasan utama kami memanggil banyak pemain muda; mereka memiliki metabolisme yang lebih cepat untuk beradaptasi dengan perjalanan jauh, perbedaan zona waktu, serta kelembapan udara Jakarta yang cukup tinggi," ujar Dimitrov di hadapan awak media.
Senada dengan sang pelatih, penjaga gawang senior Dimitar Mitov mengakui bahwa suhu panas di Jakarta menjadi rintangan nyata bagi para pemain yang terbiasa dengan iklim Eropa. Namun, ia menegaskan bahwa skuad yang memiliki rata-rata usia 24 tahun ini sedang dalam kondisi mental yang sangat siap.
Untuk menjaga kebugaran, staf kepelatihan dan tim medis Bulgaria terus bekerja ekstra memberikan instruksi khusus terkait hidrasi dan pemulihan. "Tujuan kami tetap satu: memberikan level permainan terbaik dan menunjukkan kualitas sepak bola Bulgaria di lapangan besok," tegas Mitov.
Meski harus kehilangan dua pilar, Iliya Druev dan Lucas Petkov yang mengundurkan diri pekan lalu, Bulgaria tetap tampil dengan kedalaman skuad yang mumpuni. Saat ini, kekuatan mereka terdiri dari 3 kiper, 9 pemain bertahan, 7 gelandang, dan 8 penyerang.
Ujian pertama bagi regenerasi skuad Bulgaria akan tersaji pada Jumat (27/3) besok saat mereka bersua Kepulauan Solomon di SUGBK. Apapun hasil dari laga tersebut, perjalanan mereka akan berlanjut pada laga kedua yang dijadwalkan Senin (30/3) mendatang, menghadapi pemenang antara tuan rumah Indonesia atau St Kitts and Nevis.
Kombinasi antara ambisi pemain muda yang lapar akan kemenangan dan bimbingan pemain berpengalaman seperti Mitov diharapkan mampu memberikan hasil maksimal bagi Bulgaria selama merumput di tanah air.(*)
Editor : Indra Zakaria