Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Skakmat ala Zlatan Ibrahimovic: Balas Sindiran Makelar Soal Furnitur IKEA dengan Jawaban Cerdas

Redaksi Prokal • Minggu, 12 April 2026 - 10:30 WIB
Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic

STOCKHOLM – Bukan Zlatan Ibrahimovic namanya jika tidak memberikan jawaban yang meledak-ledak dan penuh percaya diri. Legenda sepak bola asal Swedia ini kembali menjadi pembicaraan hangat setelah terungkapnya sebuah kisah di balik proses pencarian rumah barunya bersama sang istri, Helena Seger.

Kejadian bermula saat sang istri menemukan sebuah rumah idaman yang mereka sukai. Namun, rumah tersebut berada dalam kondisi kosong tanpa furnitur. Sang makelar properti (broker) dilaporkan mencoba menyindir atau memberikan kesan merendahkan status sosial mereka terkait kondisi rumah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, sang makelar sempat melontarkan pernyataan yang menyentil gaya hidup kaum jetset. Ia mencoba memberikan kesan bahwa orang-orang di level ekonomi Zlatan tidak seharusnya berurusan dengan barang-barang yang dianggap "biasa".

“Orang-orang kaya tidak membeli perabotan di IKEA,” cetus sang makelar, merujuk pada jenama furnitur global asal Swedia yang dikenal dengan konsep praktis dan harga terjangkau. Bagi sang makelar, mungkin furnitur kelas atas atau desainer khusus adalah standar bagi pemain sekelas Zlatan. Namun, sindiran tersebut justru memicu insting "Singa" dalam diri Ibrahimovic untuk memberikan balasan instan.

Tanpa perlu berpikir panjang dan dengan kepercayaan diri yang maksimal, Zlatan langsung menutup perdebatan tersebut dengan satu kalimat yang telak. Ia tidak membela kekayaannya, melainkan menyoroti sisi kecerdasan dalam mengambil keputusan. “Tetapi orang-orang cerdas melakukannya (membeli di IKEA),” balas Zlatan Ibrahimovic singkat dan tajam.

Jawaban tersebut seketika membungkam sang makelar. Zlatan membuktikan bahwa kekayaan yang ia miliki tidak serta-merta membuatnya kehilangan akal sehat dalam memilih fungsionalitas dan efisiensi, serta tidak membiarkan siapa pun mendikte cara hidupnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
#ikea