MANCHESTER – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas anak asuhnya dalam menghadapi situasi sulit di lapangan. Hal ini disampaikan Guardiola menanggapi kesalahan fatal yang dilakukan kiper Gianluigi Donnarumma dalam laga krusial melawan Arsenal di Etihad Stadium.
Meskipun blunder Donnarumma berujung pada gol penyeimbang bagi tim lawan, Guardiola justru melihat sisi positif dari kejadian tersebut. Ia mengaku sangat puas melihat bagaimana para pemain City lainnya memberikan dukungan moral seketika kepada sang penjaga gawang, alih-alih saling menyalahkan.
"Apa yang saya sukai adalah reaksi dari rekan-rekan setimnya! Mereka ada di sana untuk membantunya, dan itulah yang telah kami latih dengan sangat luar biasa musim ini," ujar Guardiola dengan bangga.
Pelatih asal Catalan tersebut menekankan bahwa kekompakan tim adalah prioritas utamanya. Ia menilai sebuah tim tidak akan bisa meraih kesuksesan jika para pemainnya hanya memikirkan ego masing-masing saat menghadapi kegagalan di tengah pertandingan.
"Ketika saya melihat tim yang kebobolan gol dan semua orang mengeluh serta hanya mementingkan diri sendiri, saya tidak menyukainya. Namun, para pemain saya tetap bersatu, dan setelah itu Donnarumma membantu kami kembali dengan penyelamatan-penyelamatan yang luar biasa," tambah Guardiola.
Reaksi positif skuad The Citizens terbukti membuahkan hasil. Setelah insiden tersebut, Donnarumma tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Arsenal, sementara City berhasil bangkit dan mengunci kemenangan 2-1 lewat gol Erling Haaland. Solidaritas ini menjadi modal berharga bagi City dalam menjaga asa mempertahankan gelar juara di sisa kompetisi musim ini. (*)
Editor : Indra Zakaria