MADRID – Ruang ganti Real Madrid dikabarkan tengah mengalami pembelahan dukungan yang cukup signifikan. Di tengah perdebatan internal mengenai siapa sosok pemimpin yang paling berpengaruh di lapangan, mayoritas pemain Los Blancos dilaporkan lebih memilih berdiri di belakang Vinícius Júnior dibandingkan bintang baru mereka, Kylian Mbappé.
Sentimen ini semakin menguat setelah melihat dinamika tim saat Mbappé absen akibat cedera baru-baru ini. Di bawah arahan pelatih yang mengisi kekosongan taktis, Álvaro Arbeloa, Real Madrid justru berhasil menciptakan tren hasil positif dalam pertandingan-pertandingan besar. Selama periode tersebut, Vinícius tampil sebagai pemimpin alami yang mampu merangkul rekan-rekannya, menciptakan harmoni permainan yang solid dan diikuti dengan penuh komitmen oleh seluruh skuad.
Sebaliknya, kehadiran Mbappé di lapangan dinilai belum mampu menciptakan dampak kepemimpinan yang serupa. Pemain asal Prancis itu dikabarkan tampak "terisolasi" dan kesepian dalam permainan tim, sebuah pemandangan yang terlihat jelas dalam beberapa pertandingan terakhir di mana ia sering gagal terhubung secara emosional maupun taktis dengan pemain lain.
Perbedaan mencolok ini menciptakan polarisasi di dalam tim. Sebagian besar pemain dikabarkan merasa lebih nyaman dengan pola kepemimpinan Vini yang sudah teruji, sementara Mbappé masih berjuang keras untuk menemukan tempatnya di hati rekan-rekan setimnya. Situasi ini menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi manajemen Real Madrid untuk memastikan ego para bintang besar tidak menghambat ambisi klub di sisa musim 2026. (*)
Editor : Indra Zakaria