Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bantah Rumor Tak Akur, Mohamed Salah Kenang Percakapan Emosional dengan Jose Mourinho

Indra Zakaria • Senin, 4 Mei 2026 | 10:00 WIB
Mo Salah
Mo Salah

PROKAL.CO- Bintang Liverpool, Mohamed Salah, baru-baru ini membuka tabir mengenai hubungan sebenarnya dengan mantan pelatihnya di Chelsea, Jose Mourinho. Di tengah spekulasi publik yang sering menganggap hubungan mereka merenggang pasca masa sulit Salah di Stamford Bridge, pemain asal Mesir tersebut justru memberikan pujian setinggi langit kepada sang arsitek asal Portugal.

Dalam sebuah wawancara, Salah menggambarkan Mourinho sebagai sosok pria yang menyenangkan dan salah satu pelatih terbaik yang pernah ia temui sepanjang karier profesionalnya. Salah menegaskan bahwa ia tidak ingin orang-orang salah paham dan berpikir bahwa ia membenci Mourinho, karena pada kenyataannya, hubungan mereka saat ini sangat baik.

"Saya ingat pernah berbincang dengan Jose, seorang pria yang sangat menyenangkan. Saya memujanya, salah satu pelatih terbaik yang pernah saya miliki dalam hidup saya," ungkap Salah.

Salah juga mengungkapkan detail percakapan krusial saat ia memutuskan untuk meninggalkan Chelsea. Kala itu, Mourinho sebenarnya masih menginginkan Salah untuk tetap berada di bawah pengawasannya atau setidaknya hanya dipinjamkan ke klub Inggris lain agar tetap terpantau.

Mourinho sempat bertanya kepada Salah, "Saya ingin kamu bertahan atau pergi sebagai pemain pinjaman, tetapi tetap di Inggris karena saya menginginkanmu". Namun, tawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh Salah yang merasa tekanan di Premier League saat itu terlalu besar baginya.

Keputusan Salah untuk pindah ke Italia—yang kemudian membawanya ke Fiorentina dan AS Roma—ternyata merupakan keputusan pribadi yang didasari oleh keyakinan diri yang kuat. Ia secara tegas menyampaikan kepada Mourinho bahwa ia tidak ingin sekadar dipinjamkan lalu kembali lagi ke klub tanpa kepastian.

"Saya bilang: tidak, saya ingin pergi, ada terlalu banyak tekanan di sini, saya ingin pergi ke Italia," kenang Salah. Ketika Mourinho menanyakan alasannya, Salah menjawab dengan penuh keyakinan bahwa ia melihat dirinya mampu meraih hal-hal besar jika bermain di luar Inggris. Keputusan tersebut terbukti menjadi titik balik kariernya sebelum akhirnya ia kembali ke Inggris dan menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dunia bersama Liverpool. (*)

Editor : Indra Zakaria
#mo salah