MILAN – Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia, Serie A musim 2025/2026, bersiap menggelar rangkaian pertandingan pekan terakhir yang akan berlangsung mulai Sabtu (23/5/2026) hingga Senin (25/5/2026). Fokus utama pencinta sepak bola dunia kini tertuju pada drama perebutan dua tiket tersisa menuju Liga Champions musim depan yang dipastikan akan berlangsung sangat sengit.
Sejauh ini, sang juara Inter Milan dan Napoli telah lebih dulu mengamankan tempat di kompetisi elite benua biru tersebut. Praktis, kini tersisa dua slot yang menjadi rebutan empat tim papan atas sekaligus, yaitu AC Milan, AS Roma, Como, dan Juventus. Demi menjaga sportivitas dan tensi kompetisi, laga hidup-mati yang melibatkan keempat tim ini akan dimainkan secara serentak pada Senin (25/5/2026) dini hari pukul 01.45 WIB.
AC Milan yang saat ini nangkring di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 70 poin berada dalam posisi yang paling menguntungkan. Skuad Rossoneri dijadwalkan menjamu Cagliari di hadapan publik San Siro. Di atas kertas, anak asuh Massimiliano Allegri ini jauh lebih diunggulkan lantaran bermain di kandang sendiri dan hanya menghadapi tim papan bawah.
Kendati demikian, Milan dilarang keras memandang remeh lawan. Setelah sempat menunjukkan performa tidak konsisten dan mengalami kesulitan pada laga sebelumnya, kemenangan menjadi harga mati bagi Theo Hernandez dan kolega jika ingin mengunci tiket UCL tanpa perlu menggantungkan nasib pada hasil pertandingan tim lain.
Persaingan ketat juga membayangi AS Roma yang mengemas poin sama dengan Milan. Tim Serigala Ibu Kota harus melakoni laga tandang ke markas Hellas Verona di Stadion Marcantonio Bentegodi. Secara matematis, Giallorossi memiliki peluang besar untuk mencuri poin penuh mengingat Verona sudah dipastikan terdegradasi musim ini. Namun, Roma wajib waspada karena tim tuan rumah diprediksi akan bermain tanpa beban dan tampil habis-habisan demi memberikan kado perpisahan yang manis bagi para pendukungnya.
Di tempat lain, tim kejutan Como menghadapi skenario yang jauh lebih pelik saat melawat ke kandang Cremonese di Stadio Giovanni Zini. Laga ini dipastikan berjalan bak medan perang karena Cremonese sendiri tengah berjuang hidup-mati untuk keluar dari zona degradasi. Situasi ini membuat Como tidak hanya dituntut untuk memenangkan pertandingan, tetapi juga harus berdoa agar AC Milan atau AS Roma terpeleset di laga pamungkas mereka.
Tekanan yang tidak kalah hebat juga menggelayuti kubu Juventus. Bianconeri yang sempat tercecer usai dipecundangi Fiorentina pada laga sebelumnya, kini wajib mengamankan kemenangan saat menantang rival sekotanya, Torino, dalam laga bertajuk Derby della Mole di Stadion Olimpico di Torino. Laga derbi ini dipastikan berjalan dengan tensi tinggi mengingat sejarah rivalitas panjang kedua klub, ditambah keuntungan Torino yang bertindak sebagai tuan rumah. Bagi Juventus, kegagalan memetik tiga poin penuh dalam laga krusial ini akan menjadi bencana besar yang secara otomatis menutup pintu mereka untuk mencicipi megahnya panggung Liga Champions musim depan. (*)
Editor : Indra Zakaria