LIVERPOOL – Gelombang kepergian pilar utama kembali menghantam raksasa Liga Inggris, Liverpool. Manajemen The Reds resmi mengumumkan bahwa bek tengah andalan mereka, Ibrahima Konate, akan angkat kaki dari Anfield setelah kontrak kerjanya kedaluwarsa pada 30 Juni 2026. Pemain bertahan berkebangsaan Prancis tersebut dipastikan pergi dengan status bebas transfer setelah proses negosiasi kontrak baru yang berjalan bertahun-tahun berakhir tanpa titik temu.
Melalui rilis resminya pada Minggu, 31 Mei 2026, pihak klub mengonfirmasi perpisahan dengan sang pemain pada bursa transfer musim panas ini. Keretakan hubungan kontrak ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan, mengingat pembahasan perpanjangan masa bakti yang diinisiasi manajemen sejak akhir tahun 2023 terus berjalan alot tanpa ada kesepakatan nilai.
Menyusul pengumuman tersebut, Konate langsung menyampaikan pesan perpisahan emosional kepada publik Anfield yang telah mendukungnya selama lima musim terakhir. Ia merefleksikan perjalanannya sejak pertama kali menginjakkan kaki di Merseyside sebagai pemain muda penuh ambisi, hingga bertransformasi menjadi salah satu benteng pertahanan yang disegani di Eropa.
Dalam pesan menyentuhnya, Konate mengaku sangat terhormat sempat mengenakan jersi merah kebanggaan Liverpool. Ia mengenang dinamika pasang surut klub, raihan trofi, hingga duka mendalam yang sempat menyelimuti ruang ganti mereka. Salah satu momen paling memilukan yang ia soroti adalah saat tim harus kehilangan rekan setim mereka, Diogo Jota, yang disebutnya sebagai kehilangan terbesar selama berkarier di Inggris.
Kontribusi Konate di Anfield terbilang sangat impresif. Di bawah komandonya di lini belakang, ia sukses menjadi salah satu aktor protagonis yang membawa Liverpool merengkuh takhta juara Liga Inggris pada musim kompetisi 2024/2025 lalu.
Kepergian mantan bek RB Leipzig ini kian menegaskan adanya perombakan besar-besaran di tubuh skuad Liverpool pada musim panas 2026. Konate menjadi bintang senior ketiga yang memilih hengkang, menyusul Mohamed Salah yang memutus kontraknya lebih cepat, serta Andrew Robertson yang juga bernasib sama karena habis kontrak akhir Juni nanti. Kehilangan tiga pilar legendaris ini diprediksi bakal memaksa manajemen Liverpool bergerak agresif berburu pemain baru demi menjaga kedalaman skuad.
Meskipun pada bursa transfer musim panas 2025 lalu Liverpool sudah jor-joran mendatangkan bakat-bakat mahal seperti Alexander Isak, Florian Wirtz, Hugo Ekitike, Milos Kerkez, Jeremie Frimpong, hingga Giovanni Leoni, kebutuhan akan sosok berpengalaman baru kini menjadi mendesak. Sektor bek tengah kini memang masih menyisakan nama-nama prospektif seperti Giovanni Leoni dan Jeremy Jacquet. Namun, minimnya jam terbang kedua pemain muda tersebut dinilai membuat Liverpool wajib mendatangkan tandem berpengalaman baru untuk mendampingi sang kapten, Virgil van Dijk, mengarungi musim depan. (*)
Editor : Indra Zakaria