Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dramatis! Penalti Evandra Florasta di Injury Time Bungkam Vietnam, Garuda Muda Sempurna ke Semifinal Piala AFF U-19 2026

Redaksi Prokal • Senin, 8 Juni 2026 | 10:00 WIB
Evandra Florasta menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia U-19 setelah mencetak gol penalti pada injury time untuk memastikan kemenangan 2-1 atas Vietnam di Piala AFF U-19 2026. (Timnas Indonesia)
Evandra Florasta menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia U-19 setelah mencetak gol penalti pada injury time untuk memastikan kemenangan 2-1 atas Vietnam di Piala AFF U-19 2026. (Timnas Indonesia)

DELI SERDANG – Timnas Indonesia U-19 sukses mengunci status sebagai juara Grup A Piala AFF U-19 2026 setelah menumbangkan rival abadi mereka, Vietnam, dengan skor tipis 2-1. Pertandingan penentu yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Minggu (7/6/2026) malam tersebut berjalan luar biasa ketat dan menguras emosi. Kemenangan dramatis di menit-menit akhir ini sekaligus membawa skuad asuhan Nova Arianto melaju gagah ke babak semifinal dengan raihan poin sempurna, yakni sembilan poin dari tiga laga fase grup.

Sejak peluit pertama dibunyikan, tensi tinggi langsung menyelimuti lapangan hijau karena kedua tim sama-sama mengincar takhta tertinggi grup demi kelolosan otomatis. Didukung oleh gemuruh ribuan suporter yang memadati tribun, Garuda Muda langsung menerapkan gaya main agresif dan menekan jantung pertahanan Vietnam sejak menit-menit awal.

Ketajaman lini depan Indonesia langsung menebar ancaman berbahaya. Penyerang muda Reno Salampessy hampir saja mencatatkan namanya di papan skor lebih awal setelah menyambut umpan matang dari Arkhan Kaka, meski bola sepakannya masih melebar tipis di sisi kanan gawang Vietnam. Namun, kegigihan Reno akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-22.

Gol pemecah kebuntuan itu lahir dari skema duel udara yang dimenangi secara bersih oleh Reno Salampessy. Tanpa kontrol, ia langsung menyambar bola liar dengan tembakan mendatar yang sangat keras dan bersarang telak di pojok gawang tanpa mampu dihalau oleh kiper Vietnam, Xuan Tin Hoa. Gol tersebut langsung membuat seisi Stadion Utama Sumatera Utara bergemuruh hebat, dan skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan justru semakin bergejolak. Timnas Indonesia U-19 yang berniat menggandakan keunggulan sempat mendapatkan peluang emas lewat sundulan Dimas Adi di depan mulut gawang, namun sayang bola masih melambung tipis di atas mistar. Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh Vietnam untuk berbalik meningkatkan intensitas serangan dan mengurung pertahanan Indonesia.

Akibat beberapa kali melakukan kesalahan antisipasi di lini belakang, gawang Indonesia akhirnya kebobolan juga pada menit ke-74. Berawal dari situasi sepak pojok yang matang, kapten timnas Vietnam, Kokan, berhasil melompat tinggi dan menyambut bola lewat sundulan terarah yang gagal dijangkau kiper Indonesia, mengubah papan skor menjadi imbang 1-1.

Di saat pertandingan tampak akan berakhir dengan skor sama kuat dan memasuki masa krusial injury time, drama puncak pun terjadi. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih dan memberikan hadiah penalti kepada Indonesia setelah salah satu pemain belakang Vietnam melakukan pelanggaran keras di dalam kotak terlarang.

Beban berat sebagai eksekutor penalti penentu jatuh ke pundak Evandra Florasta. Berada di bawah tekanan mental yang luar biasa, gelandang muda berbakat ini menunjukkan ketenangan kelas dunia. Dengan dingin, Evandra sukses mengecoh kiper Xuan Tin Hoa untuk mengubah skor menjadi 2-1, yang langsung memicu ledakan euforia luar biasa dari seluruh jajaran pelatih, pemain, dan suporter di stadion.

Skor keunggulan 2-1 tersebut sukses dipertahankan Indonesia hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiupkan. Dengan hasil ini, Vietnam harus puas finis di posisi kedua dengan enam poin, sementara Indonesia kokoh di puncak dengan rekor kemenangan seratus persen. Pada babak semifinal nanti, skuad Garuda Muda selaku jawara Grup A dijadwalkan akan menantang sang juara dari Grup B, di mana raksasa Asia Tenggara, Thailand, menjadi kandidat lawan yang paling berpeluang besar untuk dihadapi. (*)

Editor : Indra Zakaria
#timnas indonesia