Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan, Alat Pacu Jantung Jadi Penyelamat

Redaksi Prokal • Senin, 8 Juni 2026 | 10:00 WIB
Para pemain dan staf Denmark dan Ukraina membentuk lingkaran di sekitar Eriksen saat ia menerima perawatan. (SkySports)
Para pemain dan staf Denmark dan Ukraina membentuk lingkaran di sekitar Eriksen saat ia menerima perawatan. (SkySports)

PROKAL.CO- Dunia sepak bola kembali dibuat menahan napas saat laga persahabatan antara Denmark dan Ukraina di Odense mendadak berubah menjadi kepanikan masif. Gelandang gaek berusia 34 tahun, Christian Eriksen, tiba-tiba terjatuh di tengah lapangan pada menit ke-65 setelah terlihat memegang dadanya dengan raut kesakitan. Wasit asal Norwegia, Sigurd Smehus Kringstad, langsung bertindak cepat menghentikan pertandingan, yang pada akhirnya resmi dibatalkan total pada menit ke-79 demi menghormati situasi darurat tersebut. Beruntung, kabar baik segera datang dari ruang perawatan yang menyatakan sang maestro kini dalam kondisi sadar dan tengah menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.

Ketakutan publik perlahan mereda setelah Dokter Tim Nasional Denmark, Morten Boesen, memberikan konfirmasi resmi mengenai perkembangan positif sang pemain pasca-insiden yang sempat membuat seluruh stadion hening tersebut. "Dia sempat tidak sadarkan diri, tetapi kesadarannya kembali dengan sangat cepat," kata Boesen dalam pernyataan Federasi Sepak Bola Denmark yang dikutip ESPN. Keajaiban medis dan kesiapan teknologi yang tertanam di tubuh Eriksen tampaknya memegang peran krusial dalam menyelamatkan nyawanya malam itu.

Boesen bahkan membeberkan sebuah fakta luar biasa bahwa mantan bintang Manchester United itu sanggup melangkah dengan kakinya sendiri sesaat setelah mendapat pertolongan pertama di lapangan hijau. "Christian dalam kondisi baik dan berjalan keluar lapangan sendiri. Menurut saya, alat pacu jantungnya bekerja sebagaimana mestinya," ujarnya memberikan penjelasan medis yang melegakan. Kini, sang gelandang yang sekarang merumput bersama VfL Wolfsburg tersebut sudah dievakuasi ke fasilitas medis terdekat untuk melacak pemicu utama ambruknya sang pemain. "Christian baik-baik saja dan meminta saya menyampaikan salam kepada para pemain serta memberi tahu bahwa dirinya dalam kondisi aman," tambah Boesen yang langsung disambut helaan napas lega dari rekan-rekan setim Eriksen.

Kejadian traumatis ini seketika melempar memori pencinta sepak bola dunia pada tragedi kelam Euro 2020 silam di Kopenhagen, ketika Eriksen mengalami henti jantung total di tengah laga melawan Finlandia. Kala itu, nyawanya berhasil diselamatkan lewat tindakan resusitasi darurat di atas rumput sebelum akhirnya ia dipasangi implantable cardioverter-defibrillator (ICD)—sebuah alat pemacu sekaligus pemantau irama jantung yang memungkinkannya mengukir mukjizat untuk kembali bermain di level tertinggi bersama Brentford, Manchester United, hingga kini mendarat di Liga Jerman.

Saat kepanikan melanda lapangan Nature Energy Park kemarin malam, solidaritas luar biasa langsung ditunjukkan oleh para pemain Denmark dan Ukraina yang spontan barikade membentuk lingkaran manusia demi melindungi privasi Eriksen dari sorotan kamera. Di jagat maya, gelombang simpati dan doa terbaik langsung mengalir deras dari klubnya saat ini maupun deretan mantan klub yang pernah dibelanya. "Kami memikirkanmu, Christian," tulis Wolfsburg dalam unggahan resmi klub, yang disusul oleh pesan menyentuh dari Tottenham Hotspur. "Pikiran kami bersama Christian Eriksen dan keluarganya. Semoga segera pulih sepenuhnya," tulis Tottenham melepas rindu dan doa bagi sang legenda yang pernah mencatatkan 305 penampilan dan 69 gol bagi klub London Utara tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria
#Christian Eriksen #denmark