Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Berebut Nafas di Los Angeles, Swiss dan Bosnia Mengincar Kemenangan Perdana

Indra Zakaria • Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48 WIB
Edin Dzeko (kiri) dkk.
Edin Dzeko (kiri) dkk.

LOS ANGELES — Duel sengit bakal tersaji di Stadion SoFi, Inglewood, California, saat tim nasional Swiss bersiap melakoni laga krusial melawan Bosnia & Herzegovina dalam lanjutan Grup B Piala Dunia 2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat dini hari WIB ini menjadi panggung pembuktian sekaligus kesempatan emas bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di klasemen setelah sama-sama memetik hasil imbang di laga pembuka.

Pada pertandingan pertama, Swiss yang memiliki julukan Nati harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh Qatar akibat gol dramatis di masa injury time. Hasil tersebut tentu menjadi pukulan telak mengingat anak asuh Murat Yakin tampil sangat dominan sepanjang laga, mengendalikan tempo permainan, dan menciptakan banyak peluang. Kurang tajamnya penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus segera diselesaikan jika mereka ingin menjaga tradisi selalu lolos ke babak gugur dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir.

Kekuatan utama Swiss dalam laga nanti diprediksi masih akan bertumpu pada organisasi permainan yang solid serta kematangan lini belakang mereka. Nama-nama berpengalaman seperti Manuel Akanji, Nico Elvedi, Granit Xhaka, dan Ricardo Rodriguez akan menjadi motor penyeimbang tim, sementara penyerang lincah Breel Embolo diharapkan mampu tampil lebih klinis sebagai ujung tombak untuk membongkar pertahanan lawan.

Di sisi lain, Bosnia & Herzegovina menatap laga ini dengan modal kepercayaan diri yang cukup baik setelah sukses menahan imbang salah satu tim tuan rumah, Kanada, dengan skor 1-1. Meski meraih poin penting, pelatih Sergej Barbarez menyadari timnya memiliki banyak celah yang harus dibenahi. Saat melawan Kanada, Bosnia kedapatan sangat kesulitan keluar dari tekanan tinggi dan cenderung bermain defensif dengan persentase penguasaan bola yang rendah serta hanya mengandalkan umpan-umpan langsung.

Menghadapi Swiss, Bosnia dituntut tampil lebih berani dan seimbang dalam menyerang maupun bertahan. Harapan publik Bosnia masih digantungkan pada pundak sang penyerang veteran Edin Dzeko yang didukung oleh mobilitas Ermedin Demirovic di lini depan, sementara bek tangguh Sead Kolasinac akan memimpin barisan pertahanan demi meredam agresivitas pemain Swiss.

Di atas kertas, Swiss memang lebih diunggulkan berkat kedalaman skuad yang merata dan jam terbang yang tinggi di turnamen akbar. Namun, Bosnia membawa motivasi berlipat untuk mengukir sejarah baru setelah pada debut mereka di Piala Dunia 2014 silam gagal melangkah dari fase grup. Pertandingan di Los Angeles ini diprediksi akan berjalan ketat, di mana Swiss bakal mendominasi penguasaan bola sejak awal laga, sedangkan Bosnia akan bermain disiplin dan mengintai lewat skema serangan balik cepat demi mencuri poin penuh. (*)

Editor : Indra Zakaria
#bosnia herzegovina #swiss