PHILADELPHIA – Timnas Pantai Gading memastikan diri melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah sukses membungkam Curacao dengan skor meyakinkan 2-0. Bertanding di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, pada Jumat dini hari WIB, kemenangan skuad berjuluk Les Elephants ini mengunci posisi mereka sebagai runner-up Grup E dengan koleksi enam poin, menyamai perolehan poin Jerman di puncak klasemen namun kalah dalam produktivitas selisih gol.
Pantai Gading langsung mengambil kendali permainan sejak peluit pertama dibunyikan. Strategi menekan yang diterapkan sejak menit awal langsung membuahkan hasil instan ketika laga baru berjalan tujuh menit. Berawal dari umpan matang yang dilepaskan Yan Diomande, Nicolas Pepe yang berdiri di posisi strategis sukses melepaskan tembakan akurat untuk membawa timnya memimpin 1-0.
Hanya berselang tiga menit dari gol pembuka, Pantai Gading nyaris menggandakan keunggulan melalui aksi Amad Diallo. Sayangnya, sepakan penyerang sayap milik Manchester United tersebut masih menyamping tipis di sisi kiri gawang Curacao. Diallo kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-19 setelah menerima sodoran bola dari Diomande, namun penyelesaian akhirnya lagi-lagi melenceng dari target.
Curacao sendiri bukan tanpa perlawanan dan mencoba merespons melalui tembakan spekulasi jarak jauh Jurien Gaari yang belum menemui sasaran. Menjelang turun minum, Curacao sempat menaikkan intensitas gempuran mereka demi mencari gol penyeimbang. Mantan pemain Manchester United, Tahith Chong, melepaskan tendangan voli geledek dari luar kotak penalti pada menit ke-40, disusul percobaan dari Leandro Bacuna empat menit kemudian. Beruntung bagi Pantai Gading, kedua peluang tersebut masih melambung di atas mistar, membuat keunggulan 1-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Pantai Gading kembali memperagakan efisiensi permainan yang tinggi untuk meredam momentum kebangkitan lawan. Memasuki menit ke-64, jenderal lini tengah Ibrahim Sangare mengirimkan umpan lambung cerdik ke dalam kotak penalti.
Nicolas Pepe yang lolos dari kawalan ketat barisan belakang Curacao dengan tenang mengontrol bola sebelum menaklukkan kiper lawan untuk kedua kalinya. Gol ini tidak hanya memperlebar jarak menjadi 2-0, namun sekaligus menegaskan dominasi mutlak Pantai Gading di atas lapangan.
Setelah mengantongi keunggulan dua gol, Pantai Gading bermain lebih taktis dengan mengendalikan tempo permainan di lini tengah. Mereka tampil disiplin dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi para pemain Curacao untuk mengembangkan kreativitas serangan. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 2-0 tetap tidak berubah. Hasil ini sekaligus memastikan Curacao terbenam di dasar klasemen dan harus angkat koper lebih awal dari panggung Piala Dunia 2026.(*)
Editor : Indra Zakaria