Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Drama Injury Time: Portugal Singkirkan Kroasia 2-1, Tantang Spanyol di 16 Besar

Redaksi Prokal • Jumat, 3 Juli 2026 | 09:41 WIB
Cristiano Ronaldo merayakan gol penaltinya saat membawa Portugal bangkit mengalahkan Kroasia 2-1 dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (Instagram @portugal)
Cristiano Ronaldo merayakan gol penaltinya saat membawa Portugal bangkit mengalahkan Kroasia 2-1 dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. (Instagram @portugal)

PROKAL.CO- Sebuah laga penuh drama dan emosi tersaji di babak gugur Piala Dunia 2026. Portugal sukses mengunci tiket ke babak 16 besar setelah menundukkan Kroasia dengan skor tipis 2-1 pada laga yang berlangsung Jumat (3/7/2026). Gol penentu kemenangan Selecao das Quinas tercipta secara dramatis pada masa injury time.

Pertandingan ini tidak hanya menyajikan tensi tinggi di lapangan, tetapi juga membawa atmosfer emosional bagi skuad Portugal. Pasalnya, laga ini digelar tepat setahun setelah mantan penyerang mereka, Diogo Jota, meninggal dunia akibat kecelakaan tragis.

Sejak babak pertama dimulai, Portugal sebenarnya tampil lebih mendominasi jalannya pertandingan. Beberapa peluang emas berhasil tercipta, termasuk ancaman dari Bruno Fernandes serta upaya Cristiano Ronaldo yang memanfaatkan kesalahan antisipasi kiper Kroasia, Dominik Livakovic. Namun, kedisiplinan lini belakang Kroasia membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki babak kedua, Kroasia justru tampil lebih menggebrak. Tim asuhan Zlatko Dalic mengejutkan Portugal lewat gol pembuka Ivan Perisic. Memanfaatkan umpan silang rendah dari Josip Stanisic, Perisic dengan dingin menaklukkan Diogo Costa untuk membawa Kroasia unggul 1-0.

Kroasia bahkan hampir menggandakan keunggulan melalui Igor Matanovic tidak lama setelahnya, tetapi gol tersebut dianulir oleh wasit karena posisi offside.

Rekor Bersejarah Ronaldo Lewat Titik Putih

Tertinggal satu gol memaksa Portugal meningkatkan intensitas serangan. Rafael Leao nyaris menyamakan kedudukan, namun tendangan kerasnya masih membentur mistar gawang. Setelah sempat mendapati satu golnya dianulir, momentum yang dinanti Portugal akhirnya tiba di pertengahan babak kedua.

Renato Veiga dijatuhkan oleh Nikola Vlasic di area terlarang dalam situasi sepak pojok. Setelah meninjau monitor VAR, wasit Espen Eskas menunjuk titik putih. Cristiano Ronaldo yang maju sebagai algojo sukses mengecoh Livakovic dengan sepakan ke tengah gawang, mengubah skor menjadi 1-1.

Gol ini mengukuhkan nama Ronaldo dalam buku sejarah sepak bola. Di usianya yang menginjak 41 tahun 147 hari, sang kapten resmi menjadi pencetak gol tertua sepanjang sejarah babak gugur Piala Dunia, sekaligus menjadi gol pertamanya di fase knockout turnamen ini.

Menjelang akhir waktu normal, pelatih Roberto Martinez menarik keluar Ronaldo untuk digantikan oleh Ruben Neves. Sang megabintang tampak kecewa dan menggelengkan kepala saat meninggalkan lapangan, mengira laga akan berlanjut ke babak tambahan.

Saat laga tampaknya akan berakhir imbang, keajaiban datang bagi Portugal pada menit keempat masa injury time. Rafael Leao melakukan aksi individu gemilang dari sisi kiri dan melepaskan umpan silang akurat. Goncalo Ramos yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil lolos dari kawalan dua bek Kroasia dan menyundul bola masuk ke gawang. Stadion pun bergemuruh menyambut keunggulan Portugal 2-1.

Drama belum berakhir sampai di sana. Pada menit ke-13 masa tambahan waktu, Kroasia sempat bersorak ketika Josko Gvardiol mencetak gol penyama kedudukan memanfaatkan kemelut di depan gawang.

Namun, kegembiraan Kroasia sirna setelah VAR melakukan pemeriksaan intensif. Mario Pasalic yang terlibat dalam proses serangan dinyatakan berada dalam posisi offside terlebih dahulu. Gol Gvardiol dibatalkan, dan peluit panjang akhirnya berbunyi untuk kemenangan Portugal. Dengan hasil ini, Portugal resmi melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Ujian berat sudah menanti mereka di fase berikutnya, di mana Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan akan menantang sesama raksasa Eropa, Spanyol, dalam duel hidup mati memperebutkan tiket perempat final. (*)

Editor : Indra Zakaria
#portugal