PROKAL.CO- Ada saja cara pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, untuk membakar semangat dan menggalang dukungan menjelang laga hidup mati di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Juru taktik asal Jerman tersebut melontarkan pernyataan menggelitik dengan meminta para orang tua di Inggris mengizinkan anak-anak mereka begadang, bahkan bolos sekolah, demi mendukung perjuangan The Three Lions.
Piala Dunia 2026 yang berlangsung di kawasan Amerika Utara memang menjadi ujian berat bagi pola tidur suporter di Inggris Raya. Akibat perbedaan zona waktu yang mencolok, mayoritas laga krusial terpaksa disiarkan pada larut malam hingga dini hari waktu setempat.
"Piala Dunia Cuma Empat Tahun Sekali, Biarkan Mereka Nonton!"
Permintaan unik ini mencuat setelah Inggris sukses mengunci kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar. Dalam sesi konferensi pers, Tuchel ditanya oleh jurnalis mengenai pesan apa yang ingin ia sampaikan kepada para orang tua yang bingung menghadapi anak-anak mereka yang bersikeras ingin menonton Harry Kane dan kolega bertanding hingga subuh.
Mendengar pertanyaan itu, mantan manajer Chelsea tersebut langsung menjawabnya dengan kelakar yang memancing tawa seisi ruangan. "Tuliskan surat izin untuk tidak masuk sekolah dan biarkan mereka begadang menonton sepak bola, ayolah. Ada begitu banyak pelajaran sekolah yang bisa dihadiri hari lain, tetapi Piala Dunia hanya diadakan setiap empat tahun sekali. Biarkan mereka menonton," ujar Tuchel seperti dilansir dari Sports Illustrated.
Bagi Tuchel, energi positif dan teriakan dukungan dari generasi muda Inggris, meskipun terpisah jarak ribuan mil, memiliki dampak psikologis yang luar biasa bagi motivasi bertanding pasukannya di lapangan.
"Akan ada pertandingan besar dalam empat hari lagi dan kami membutuhkan dukungan dari semua orang, terutama anak-anak," tambahnya memohon. Lampu kuning memang pantas dinyalakan oleh Thomas Tuchel. Pada babak 16 besar nanti, Inggris tidak hanya menghadapi tim tangguh, melainkan akan menantang salah satu sang tuan rumah, Meksiko. Istimewanya lagi, laga ini bakal digulirkan di Stadion Azteca, arena legendaris yang terkenal sangat angker bagi tim tamu.
Performa Meksiko di bawah asuhan Javier Aguirre sejauh ini tampil begitu menakutkan. El Tri menyapu bersih empat pertandingan awal mereka dengan rekor sempurna. Hebatnya lagi, gawang Meksiko sama sekali belum pernah kebobolan setelah sukses menjinakkan Afrika Selatan, Korea Selatan, Republik Ceko, dan Ekuador.
Secara kedalaman skuad dan nilai pasar, Inggris memang bertabur bintang dunia. Namun, grafik performa The Three Lions sepanjang turnamen ini dinilai belum stabil. Mereka sempat kepayahan saat bersua Ghana di fase grup dan nyaris berkemas pulang sebelum dua gol telat Harry Kane menyelamatkan muka Inggris saat melawan RD Kongo.
Jadwal siaran langsung pertandingan ini dipastikan akan memeras fisik para suporter setia Inggris di rumah. Bentrokan sengit antara Inggris melawan Meksiko dijadwalkan berlangsung pada Senin, 6 Juli 2026, pukul 01.00 BST atau dini hari waktu Inggris.
Waktu kick-off yang jatuh pada awal hari kerja inilah yang mendasari kekhawatiran Tuchel mengenai minimnya dukungan dari anak-anak usia sekolah. Namun, jika Inggris berhasil meredam keganasan Meksiko dan melaju ke babak perempat final, jadwal pertandingan berikutnya dipastikan akan jauh lebih bersahabat, yakni pada pukul 22.00 BST. Bila skenario itu terwujud, jalan terjal Inggris dipastikan belum usai. Harry Kane dan kawan-kawan sudah ditunggu oleh pemenang dari laga bertabur bintang antara Brasil kontra Norwegia demi mengamankan satu tempat di babak semifinal. (*)
Editor : Indra Zakaria