Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jinakkan Aljazair 2-0 di Vancouver, Swiss Melesat ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Redaksi Prokal • Jumat, 3 Juli 2026 | 12:13 WIB
Dan Ndoye usai cetak gol. Swiss menunggu lawan antara Ghana dan Kolombia.
Dan Ndoye usai cetak gol. Swiss menunggu lawan antara Ghana dan Kolombia.
 

PROKAL.CO- Langkah mantap diperlihatkan tim nasional Swiss dalam lanjutan babak 32 besar Piala Dunia 2026. Skuad berjuluk Rossocrociati tersebut sukses membungkam perlawanan sengit wakil Afrika, Aljazair, dengan skor meyakinkan 2-0 pada pertandingan yang digelar di Stadion Vancouver, Kanada, Jumat (3/7/2026).

Dua gol kemenangan anak-asuh Swiss masing-masing dilesakkan oleh penyerang andalan Breel Embolo pada babak pertama dan digandakan oleh Dan Ndoye di awal paruh kedua. Hasil positif ini membawa Swiss mengamankan tiket kelolosan ke babak 16 besar untuk keempat kalinya secara beruntun.

Pertandingan sejatinya dimulai dengan tensi tinggi di mana kedua kesebelasan mencoba memperagakan sepak bola berbasis penguasaan bola yang kuat. Aljazair sempat mengancam lebih dulu melalui peluang emas Houssem Aouar, namun kontrol bola yang buruk di depan gawang Gregor Kobel membuat kesempatan itu terbuang percuma. Swiss yang tampil lebih tenang perlahan mulai mendominasi jalannya laga dengan mengeksploitasi sektor sayap. Hasilnya berbuah manis ketika pertandingan baru berjalan beberapa menit.

Aksi individu memukau dari Johan Manzambi di sisi kiri lapangan menjadi hulu lahirnya gol pertama. Manzambi yang bergerak lincah melepaskan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti, yang langsung disambar dengan sontekan ringan oleh Breel Embolo untuk menaklukkan kiper Aljazair, Luca Zidane.

Setelah unggul satu gol, Swiss semakin nyaman mengendalikan permainan. Pergerakan cepat Ruben Vargas dan Denis Zakaria berulang kali merepotkan barisan pertahanan Aljazair yang digalang oleh Aissa Mandi, meski hingga turun minum papan skor tetap bertahan 1-0.

Memasuki babak kedua, Aljazair mencoba langsung keluar menyerang guna mengejar ketertinggalan. Sial bagi skuad The Fennec Foxes, kelengahan di lini belakang justru harus dibayar mahal saat paruh kedua baru saja berjalan. Berawal dari kegagalan para pemain bertahan Aljazair dalam menyapu bola dengan bersih di area terlarang, bola liar langsung disambar oleh Dan Ndoye dengan penyelesaian akhir yang dingin guna membawa Swiss memimpin 2-0.

Tertinggal dua gol membuat intensitas permainan Aljazair meningkat dan menjurus kasar. Frustrasi akibat sulit menembus kedisiplinan lini tengah Swiss yang dikomandoi Granit Xhaka, pemain pengganti Aljazair, Hicham Boudaoui, diganjar kartu kuning setelah melakukan tekel keras terhadap kapten Swiss tersebut. Meski sempat mendapatkan peluang emas di menit-menit akhir lewat Ibrahim Maza dan umpan matang Riyad Mahrez, Aljazair tetap gagal memperkecil kedudukan hingga peluit panjang dibunyikan.

Menanti Penantang Selanjutnya di Babak 16 Besar

Kemenangan bersih tanpa kebobolan ini mempertegas superioritas Swiss atas Aljazair yang secara historis memang belum pernah memenangkan pertandingan di fase gugur Piala Dunia sepanjang sejarah mereka.

Dengan hasil memuaskan ini, Swiss kini bisa sedikit bernapas lega. Mereka langsung mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi laga babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Juli 2026 mendatang. Granit Xhaka dan kawan-kawan kini tinggal menunggu calon lawan mereka, yakni pemenang dari laga ketat antara Kolombia kontra Ghana. (*)

Editor : Indra Zakaria
#swiss