Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ruang Ganti Memanas Usai Thomas Tuchel Semprot Skuad The Three Lions, Jude Bellingham Beri Respons Menohok!

Redaksi Prokal • Senin, 13 Juli 2026 | 09:45 WIB
Thomas Tuchel dan Jude Bellingham.
Thomas Tuchel dan Jude Bellingham.

PROKAL.CO– Suhu politik di dalam ruang ganti Timnas Inggris mendadak memanas tepat setelah mereka mengamankan tiket semifinal Piala Dunia 2026. Kemenangan dramatis dua satu atas Norwegia lewat babak perpanjangan waktu ternyata sama sekali tidak membuat sang juru taktik, Thomas Tuchel, puas. Pelatih asal Jerman tersebut justru meledak dan melontarkan kritik super tajam kepada anak asuhnya sendiri.

Inggris memang sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya bangkit membalikkan kedudukan. Namun, bagi Tuchel, hasil akhir yang fantastis itu sama sekali tidak bisa menutupi borok kualitas permainan Harry Kane dan kawan-kawan di atas lapangan. "Kita telah mempersulit diri kita sendiri hari ini. Hasilnya fantastis, kami masuk empat besar, luar biasa, tapi saya tidak senang dengan performanya dalam segala hal," semprot Thomas Tuchel tanpa tedeng aling-aling.

Tuchel menambahkan bahwa performa anak asuhnya dipenuhi kecerobohan, miskin kecepatan, dan banjir kesalahan teknis yang mendasar. Ia bahkan menyebut kelolosan Inggris kali ini murni karena dinaungi dewi fortuna. Ketika disinggung apakah performa buruk ini akibat masalah psikologis, Tuchel langsung membantahnya dengan keras.

"Ini murni soal mentalitas, bagaimana Anda bisa menanyakan hal itu sekarang. Ini bukan soal mentalitas! Ini masalah kualitas permainan kami, tidak ada hubungannya dengan mentalitas," potong Tuchel dengan nada meninggi.

Reaksi Dingin Jude Bellingham: "Ya Sudahlah, Terserah!"

Kritik pedas yang dihantamkan secara terbuka oleh sang pelatih rupanya membuat megabintang Real Madrid, Jude Bellingham, terkejut. Saat dimintai tanggapan di lorong stadion mengenai omongan miring Tuchel, Bellingham hanya menggelengkan kepala, mengangkat bahu, dan melemparkan jawaban yang sangat dingin sekaligus menohok.

"Ya sudahlah, terserah," cetus Jude Bellingham singkat dan cuek. Bellingham memilih pasang badan untuk rekan-rekannya yang telah memeras keringat di lapangan. Ia menegaskan bahwa seluruh skuad telah memberikan segalanya dalam laga melelahkan tersebut dan layak mendapatkan apresiasi setinggi langit, bukan sekadar kritikan. Mengenai peluang Inggris mengangkat trofi juara, Bellingham enggan jemawa dan memilih fokus ke laga mahabesar selanjutnya melawan Argentina di semifinal.

Gary Neville Pasang Badan: "Itulah Mengapa Tuchel Ditunjuk!"

Bentrokan argumen antara pelatih dan pemain bintang ini justru ditanggapi positif oleh legenda Manchester United, Gary Neville. Neville mengaku sangat menyukai reaksi angkuh nan percaya diri yang ditunjukkan oleh Bellingham. Menurutnya, respons tersebut adalah cerminan dari mentalitas juara yang sejati.

Di sisi lain, Neville juga memuji standar tinggi yang dipasang oleh Tuchel. Menurutnya, mentalitas keras kepala khas Jerman itulah yang dicari oleh Federasi Sepak Bola Inggris (FA) saat merekrutnya.

Neville bahkan tanpa ragu menyanjung Bellingham setinggi langit, melebihi legenda-legenda besar Inggris di masa lalu. "Saya telah melihat Paul Gascoigne dan Michael Owen bermain gemilang di turnamen besar, Wayne Rooney pada tahun 2004. Tapi sepanjang hidup saya, saya belum pernah melihat pemain yang memiliki dampak seperti Jude Bellingham. Apa yang kita saksikan sangat istimewa, dia adalah segalanya dan bahkan lebih dari itu," puji Gary Neville bersemangat.

Kini, di tengah riak ketegangan internal antara taktik sang manajer dan ego para pemain bintang, Inggris hanya berjarak dua kemenangan lagi untuk menyudahi penantian panjang puluhan tahun dan menobatkan diri sebagai raja diraja sepak bola di Piala Dunia 2026. (*)

Editor : Indra Zakaria
#piala dunia 2026