Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dobrak Tradisi! Jeda Turun Minum Final Piala Dunia 2026 Bakal Molor 30 Menit demi Konser Megah ala Super Bowl

Redaksi Prokal • Kamis, 16 Juli 2026 | 13:40 WIB
Gol Argentina ke gawang Inggris. Argentina jumpa Spanyol difinal Piala Dunia 2026.
Gol Argentina ke gawang Inggris. Argentina jumpa Spanyol difinal Piala Dunia 2026.

NEW JERSEY – Partai final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina dipastikan tidak hanya akan menyajikan tensi tinggi di dalam lapangan hijau, melainkan juga sebuah pesta hiburan yang megah di luar lapangan. Induk organisasi sepak bola dunia, FIFA, secara resmi menyiapkan konsep upacara penutupan (closing ceremony) yang mengadopsi gaya megah nan spektakuler layaknya paruh waktu Super Bowl di Amerika Serikat. Inovasi berani ini membawa konsekuensi tersendiri pada durasi pertandingan, di mana jeda turun minum antar-babak pada laga puncak nanti diperkirakan bakal berlangsung hingga 30 menit atau dua kali lebih lama dari durasi normal yang biasanya hanya memakan waktu 15 menit.

Langkah mendobrak tradisi ini diambil FIFA untuk pertama kalinya dalam sejarah demi mengakomodasi panggung hiburan yang akan dimeriahkan oleh deretan selebritas dan artis papan atas dunia. Berdasarkan informasi resmi yang dirilis, nama-nama besar mulai dari penyanyi ikonik Nicole Scherzinger, Laura Pausini, Robbie Williams, konten kreator populer IShowSpeed, hingga aktor laga legendaris Tom Cruise dijadwalkan akan turun langsung memeriahkan rangkaian pesta penutupan tersebut. Rangkaian pertunjukan musik dan atraksi budaya dari para bintang ini direncanakan bakal menyedot durasi sekitar 11 menit sendiri di atas lapangan Stadion MetLife.

Selain alokasi waktu untuk pertunjukan megah tersebut, sekitar 15 menit dari total jeda paruh waktu juga akan dialokasikan bagi para pandit sepak bola internasional untuk memberikan analisis mendalam terkait jalannya babak pertama. Chief Operating Officer (COO) Piala Dunia 2026, Heimo Schirgi, mengungkapkan bahwa konsep ini sengaja dirancang untuk memberikan pengalaman hiburan yang jauh lebih lengkap dan tak terlupakan bagi para penggemar. Melalui perpaduan magis antara musik, kebudayaan lokal, dan sepak bola, FIFA optimistis kemasan baru partai final ini akan menjadi magnet hiburan yang sangat memikat, baik bagi para penonton yang memadati stadion maupun miliaran pemirsa layar kaca di seluruh penjuru dunia. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
piala dunia 2026