Ledakan 25 Menit Terakhir: Kesabaran Garuda Bikin John Herdman Bangga!

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 08:59 WIB
Haye dan Baker masing-masing sumbang 1 gol melawan Timor Leste.
Haye dan Baker masing-masing sumbang 1 gol melawan Timor Leste.

PROKAL.CO– Kesabaran kerap menjadi kunci dalam memecahkan kebuntuan, dan itulah yang dibuktikan Tim Nasional Indonesia. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas ketenangan dan mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan para skuad Garuda saat berhasil mengunci kemenangan di menit-menit akhir pertandingan.

Sempat dibuat frustrasi oleh pertahanan rapat lawan, Timnas Indonesia akhirnya berhasil mengamuk di babak kedua dengan melesakkan tiga gol penentu hanya dalam kurun waktu 25 menit terakhir. "Tiga gol pada 25 menit terakhir saya pikir itu adalah hal yang luar biasa. Pada akhirnya tim kami bisa menyelesaikannya pada 20 menit terakhir, dengan terus berusaha bersama-sama," ujar Herdman seusai laga, seperti dikutip dari Antara.

Bagi juru taktik asal Inggris tersebut, kemenangan dramatis ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan modal krusial bagi mentalitas tim dalam mengarungi ketatnya persaingan Piala AFF 2026. Herdman mengingatkan para pemainnya untuk tetap membumi dan menyapu bersih setiap laga dengan fokus penuh.

"Apa yang kami katakan: 'pertandingan demi pertandingan, satu pertandingan saat ini'. Jangan pernah meremehkan lawan, ini adalah turnamen sepak bola," tegas Herdman.

Ia juga melayangkan pujian pada kualitas individu para pemainnya yang terbukti mampu mengeksekusi peluang emas menjadi gol di saat-saat kritis. "Kami memiliki pemain yang bisa memenangkan pertandingan, dan mereka menunjukkannya hari ini. Mereka menyelesaikannya dengan sangat baik," tambahnya.

Respek untuk Timor Leste, Saatnya Alihkan Fokus ke Vietnam

Di sisi lain, Herdman tak segan memberikan pujian atas perlawanan gigih yang ditunjukkan Timor Leste. Skuad lawan dinilainya tampil sangat disiplin dalam bertahan dan beberapa kali sempat mengancam lewat skema serangan balik yang cepat.

"Mereka memiliki tujuan yang jelas, yaitu mencegah kami mencetak gol dan memanfaatkan serangan balik. Mereka bermain bagus, tetapi kami tahu jika kami tetap bersabar, momen itu pasti akan datang," ungkap pelatih berusia 50 tahun tersebut.  Kini, masa selebrasi telah usai. Timnas Indonesia langsung mengalihkan fokus penuh ke laga hidup-mati melawan tim kuat Vietnam pada Senin (3/8) mendatang di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.

Duel sengit ini diprediksi akan menjadi pertarungan panas yang menentukan siapa yang berhak menguasai puncak klasemen Grup A, sekaligus mengamankan langkah menuju babak semifinal Piala AFF 2026. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
piala aff