Garuda Dihantam Badai Kritik Usai Dibantai Vietnam, Rizky Ridho Pasang Badan dan Siap Bangkit

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 10:50 WIB
Rizky Ridho
Rizky Ridho

PROKAL.CO— Gelombang kritik pedas tengah menerjang skuad Timnas Indonesia usai memetik hasil mengecewakan dalam lanjutan Grup A Piala AFF 2026. Sang kapten, Rizky Ridho, akhirnya buka suara menanggapi sorotan tajam publik sepak bola tanah air. Bagi bek Persija Jakarta tersebut, kritik tajam merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika pesepak bola profesional.

Bertanding di depan pendukung sendiri di Stadion Pakansari, Bogor, Timnas Indonesia harus menelan pil pahit usai dihempaskan Vietnam tiga gol tanpa balasan. Tiga gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Nguyen Van Vi pada awal babak pertama, disusul gol Nguyen Hai Long selang beberapa menit kemudian, sebelum akhirnya digenapi oleh aksi Rafaelson di pertengahan babak kedua.

Hasil minor di kandang ini langsung memicu reaksi keras dari jagat maya. Berbagai platform media sosial dibanjiri komentar miring yang menyoroti kelemahan lini pertahanan Garuda. Sebagai garda terdepan di lini belakang, Rizky Ridho menjadi sosok yang paling gencar disorot karena dinilai kerap melakukan kesalahan krusial sepanjang laga.

Legawa Akui Kesalahan dan Siap Evaluasi
Dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, Ridho dengan lapang dada mengakui bahwa dirinya memang tampil di bawah performa terbaik. Ia menyadari adanya blunder di menit-menit awal yang berujung pada gol pembuka lawan dan merusak ritme permainan tim.

"Mungkin itu kritikan yang hal normal di sepak bola, karena ketika kita bermain jelek, pasti komentar datang juga. Dan saya terima itu," ujar Rizky Ridho.

Meski menerima segala masukan dengan terbuka, ia menggarisbawahi pentingnya menyaring setiap komentar yang masuk. Ridho menegaskan hanya akan mengambil kritik konstruktif yang berkaitan dengan performanya di lapangan, sementara komentar berlebihan yang mulai menyentuh ranah personal tidak akan ia hiraukan demi menjaga mentalitas bertanding.

Fokus Penuh Menatap Pertandingan Hidup Mati
Enggan terus meratapi hasil buruk, Ridho menegaskan komitmennya untuk segera bangkit dan membenahi diri. Fokus utama tim kini langsung dialihkan pada partai pamungkas Grup A melawan Singapura di Stadion Jalan Besar.

Laga tandang tersebut bakal menjadi duel hidup mati bagi Skuad Garuda. Saat ini Indonesia tertahan di peringkat ketiga dengan raihan enam poin, hanya terpaut satu angka dari Vietnam dan Singapura yang menduduki posisi teratas. Kemenangan menjadi harga mati bagi Indonesia jika ingin menjaga asa lolos ke babak semifinal Piala AFF 2026. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
timnas