Hitung-hitungan Peluang Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF 2026: Laga Hidup-Mati Lawan Singapura!

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 13:21 WIB
Pemain Timnas Indonesia merayakan gol saat menghadapi Kamboja di Piala AFF 2026. Skuad Garuda kini memburu kemenangan kedua saat melawan Timor Leste di Grup A Piala AFF 2026. (Garuda ID)
Pemain Timnas Indonesia merayakan gol saat menghadapi Kamboja di Piala AFF 2026. Skuad Garuda kini memburu kemenangan kedua saat melawan Timor Leste di Grup A Piala AFF 2026. (Garuda ID)

JAKARTA – Langkah Timnas Indonesia untuk melangkah ke babak semifinal Piala AFF 2026 mendadak penuh terjal. Hasil minor usai dibungkam Vietnam dengan skor telak 0-3 di Stadion Pakansari memaksa skuad asuhan John Herdman menatap laga pemungkas fase Grup A layaknya sebuah laga hidup-mati.

Padahal, Garuda sempat melaju mulus di dua laga awal usai menyapu bersih kemenangan atas Kamboja dan Timor Leste. Namun, kekalahan dari Vietnam mengacak kembali peta persaingan papan atas. Saat ini, Vietnam berhasil menguasai takhta Grup A dengan tujuh poin, disusul Singapura yang menempel ketat di posisi kedua dengan raihan poin sama, sementara Indonesia tertahan di peringkat ketiga dengan koleksi enam poin.

Situasi tersebut membuat laga kontra Singapura di pertandingan terakhir menjadi satu-satunya jalur penyelamat bagi Indonesia. Tidak ada pilihan lain bagi Tim Garuda selain mengamankan kemenangan demi mengunci sembilan poin. Jika berhasil meraih tiga poin penuh, Indonesia dipastikan lolos ke semifinal dengan melangkahi Singapura yang maksimal hanya bisa mengumpulkan tujuh poin, terlepas dari hasil yang didapat Vietnam saat menghadapi Kamboja.

Sebaliknya, nasib buntung menanti jika Indonesia gagal mengamankan kemenangan. Hasil imbang hanya akan membuat Indonesia mengumpulkan tujuh poin, sebuah raihan yang tidak cukup untuk menyelamatkan Garuda karena kalah head-to-head dari Vietnam akibat kekalahan telak di laga sebelumnya. Sementara jika sampai menelan kekalahan dari Singapura, langkah Indonesia dipastikan resmi terhenti di fase grup.

Kini, seluruh beban dan tekanan berada di pundak John Herdman untuk segera merakit kembali mentalitas anak asuhnya. Meskipun lini serang Indonesia terbukti produktif dengan mengemas delapan gol dari tiga laga, rapuhnya koordinasi barisan pertahanan saat digempur Vietnam menjadi pekerjaan rumah yang sangat krusial untuk dibenahi sebelum duel krusial penentu nasib tersebut dimulai. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
timnas