Panggung Terbesar Asia Tenggara: Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 11:15 WIB
FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung dalam jendela internasional pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Status tersebut membuat klub wajib melepas pemain yang mendapat panggilan untuk memperkuat tim nasional negara peserta. (IG@oleromeny)
FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung dalam jendela internasional pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Status tersebut membuat klub wajib melepas pemain yang mendapat panggilan untuk memperkuat tim nasional negara peserta. (IG@oleromeny)

JAKARTA — Indonesia kembali mencetak sejarah di kancah sepak bola dunia setelah resmi dipercaya oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) untuk menjadi tuan rumah edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen megah yang masuk dalam agenda resmi kalender pertandingan internasional pria ini dijadwalkan berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026.

Dua arena megah disiapkan untuk menggelar rangkaian pertandingan sengit tim-tim terbaik Asia Tenggara, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung. Penunjukan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat perhatian sepak bola regional.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengungkapkan bahwa turnamen ini dirancang untuk memberikan kesempatan berlaga di tingkat internasional yang jauh lebih bernilai dan kompetitif. "FIFA ASEAN Cup digelar untuk memberikan peluang kompetitif yang bermakna bagi tim-tim nasional dalam kalender pertandingan internasional pria, sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain untuk mewakili negara mereka dalam persaingan regional dengan intensitas tinggi," ujar Infantino. Berada dalam kalender FIFA Matchday, seluruh klub profesional pun diwajibkan untuk melepas para pemainnya yang mendapat pemanggilan tim nasional.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut penunjukan ini sebagai sebuah kehormatan besar sekaligus ujian kesiapan bangsa dalam menyelenggarakan ajang berskala internasional. "FIFA ASEAN Cup ini merupakan brand FIFA, bukan brand kami, PSSI, ataupun negara-negara di Asia," tegas Erick mengenai gengsi tinggi kejuaraan ini.

Erick menambahkan bahwa seluruh elemen lintas lembaga akan bergerak sinergis demi menyukseskan gelaran turnamen. "Bahkan, bisa dikatakan, FIFA ASEAN Cup sebagai salah satu ajang terbesar FIFA setelah Piala Dunia," ujar Erick menekankan skala dan dampak dari kejuaraan tersebut.

Penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya menjadi panggung pembuktian bagi Timnas Indonesia di kandang sendiri, tetapi juga diyakini bakal menggerakkan roda ekonomi nasional. Kehadiran ribuan suporter dan kontingen dari berbagai negara diprediksi memberi dampak positif signifikan bagi sektor perhotelan, transportasi, pariwisata, hingga UMKM di wilayah Jakarta dan Jawa Barat. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
FIFA ASEAN Cup