Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Wajah Baru Kawasan HOP 1 Bontang: Pemkot Kucurkan Rp17 Miliar untuk Fasilitas Olahraga dan Playground

Redaksi Prokal • 2026-01-13 10:45:00
Kawasan HOP Bontang.
Kawasan HOP Bontang.

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berkomitmen memperkuat ketersediaan ruang publik yang representatif bagi warganya. Setelah sukses menghadirkan lapangan minisoccer di kawasan HOP 1 pada tahun lalu, kini Pemkot tengah bersiap melakukan pengembangan besar-besaran di area tersebut. Fokus pembangunan pada tahun anggaran 2026 ini menyasar pada kelengkapan fasilitas olahraga serta penyediaan area rekreasi keluarga yang terpadu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Much Cholis Edi Prabowo, mengonfirmasi bahwa pengerjaan lanjutan di kawasan tersebut masih berada di bawah wewenang instansinya. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang cukup fantastis, yakni mencapai Rp17 miliar, untuk mewujudkan rencana tersebut. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan sarana yang lebih lengkap.

Berdasarkan rencana teknis yang disusun, fasilitas tambahan yang akan dibangun meliputi lapangan voli, lahan parkir yang luas, serta fasilitas toilet umum untuk kenyamanan pengunjung. Menariknya, terdapat perubahan signifikan dalam perencanaan tata ruang di area tersebut; lahan kosong yang terletak di antara lapangan minisoccer dan jalan utama akan dimanfaatkan untuk membangun lapangan voli dan taman bermain anak (playground).

Pejabat yang akrab disapa Bowo ini menjelaskan bahwa pembangunan playground ini merupakan hasil dari peninjauan kembali dokumen detail engineering design (DED). Keputusan ini diambil untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan ruang bermain anak yang lebih luas, meskipun konsekuensinya adalah ditiadakannya lapangan basket di kawasan HOP 1. Penyesuaian ini dilakukan agar fasilitas yang tersedia benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi semua kalangan usia.

Terkait progres di lapangan, Dinas PUPRK memastikan akan segera melaksanakan proses lelang proyek dalam waktu dekat agar pembangunan fisik dapat berjalan tepat waktu. Sementara itu, untuk lapangan minisoccer yang sudah berdiri, saat ini masih menjalani tahap commissioning test dan akan memasuki masa pemeliharaan selama satu tahun guna memastikan kualitas bangunan tetap terjaga.

Sebagai langkah akhir dari sisi administrasi, pengelolaan lapangan minisoccer tersebut akan segera diserahkan kepada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) sebagai OPD teknis pengelola. Proses penyerahan direncanakan berlangsung pada akhir Januari mendatang setelah rekonsiliasi aset rampung dilakukan. Dengan integrasi berbagai fasilitas ini, kawasan HOP 1 diprediksi akan menjadi pusat aktivitas olahraga dan sosial baru yang ikonik di Kota Bontang. (*)

Editor : Indra Zakaria