Tertutup Kabut Dini Hari, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk Mogok di Jalan Poros Sangatta-Bontang

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 10:35 WIB
Polisi memeriksa TKP.
Polisi memeriksa TKP.

PROKAL.CO— Nasib naas menimpa seorang pengendara sepeda motor berinisial DA, warga Kelurahan Berebas Tengah, Kota Bontang. Ia mengembuskan napas terakhir usai menabrak bagian belakang truk traktor head yang tengah mogok di Jalan Poros Sangatta-Bontang Kilometer 24, Kecamatan Sangatta Selatan, pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 05.30 WITA.

Kecelakaan maut tersebut bermula saat truk traktor head bermerek Mercedes-Benz yang dikemudikan oleh MI mengalami kerusakan mesin (breakdown) tepat di badan jalan saat melaju dari arah Bontang menuju Sangatta. Sopir truk dikabarkan telah memasang rambu peringatan serta menyalakan lampu sein kanan untuk memberi tanda bahwa kendaraannya sedang berhenti.

Namun, beberapa saat kemudian, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai DA datang dari arah yang sama. Kasat Lantas Polres Kutai Timur, AKP Rezky Nur Harismeihendra, menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat Dini hari menjadi salah satu pemicu utama terjadinya benturan fatal tersebut.

“Korban tidak melihat keberadaan truk karena jarak pandang terbatas akibat kabut hingga akhirnya menabrak bagian belakang kendaraan tersebut,” terang AKP Rezky saat memberikan keterangan.

Benturan keras di lokasi kejadian menyebabkan korban mengalami luka berat pada bagian wajah dan mulut. Petugas dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Indonesian Escorting Ambulance (IEA) Sangatta langsung bergerak mengevakuasi korban ke RSUD Kudungga Sangatta guna mendapatkan perawatan medis darurat. Namun, akibat parahnya luka yang diderita, nyawa korban tidak dapat tertolong. Petugas IEA Sangatta, Wandi, mengonfirmasi identitas korban berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP) yang ditemukan di lokasi dan menyatakan bahwa timnya telah memfasilitasi pengantaran jenazah ke rumah duka.

“Iya benar, kami membantu pengawalan jenazah dari Sangatta ke Bontang,” ujar Wandi. Pascakejadian, jajaran Satlantas Polres Kutai Timur telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Saat ini, penyidik Unit Gakkum masih terus mendalami pemicu pasti dari musibah kecelakaan lalu lintas tersebut.

Atas insiden mematikan ini, pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa melipatgandakan kewaspadaan dan menurunkan kecepatan saat berkendara di waktu-waktu rawan.  "Utamanya jika jarak pandang berkurang akibat kabut," pungkasi Rezky mengingatkan para pengendara. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
bontang