Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ada Yayan Ruhian, Jadi Saga Pamungkas

izak-Indra Zakaria • 2019-05-16 10:38:58

JOHN Wick Chapter 3: Parabellum siap menyapa bioskop Nusantara dalam waktu dekat. Pemeran utama John Wick masih dipegang oleh aktor dermawan Keanu Reeves. Lalu ada Ian McShane dan Laurence Fishburne. Beberapa nama baru seperti peraih Oscar, Halle Berry, dan aktor laga dekade 1990-an, Mark Dacascos, bakal menambah daya tarik film waralaba aksi tersebut. Nah, Indonesia, sebagai salah satu pasar paling seksi di Asia, dibidik produser John Wick lewat penampilan duet maut Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman.

Parabellum merupakan lanjutan kisah dari John Wick Chapter 2. Memulai kisah dengan pengumuman status buron bagi John Wick. Kepalanya pun dihargai 14 juta USD atau setara Rp 202 miliar. Sadar nyawanya dalam bahaya, John memohon bantuan kepada sejumlah kolega lawas dari The Director (Angelica) hingga Sofia (Halle). Kepada Sofia, John minta diantar ke penghubung yang bisa mempertemukannya dengan ketua High Table, The Elder (Said Taghmaoui).

Pertemuan John Wick dengan The Elder menghasilkan kesepakatan tak terduga. Kejahatan John diampuni asal dia mau menjadi hamba High Table. Misi pertama sekaligus ujian kesetiaan John kepada High Table adalah membunuh sahabatnya sendiri, Winston (Ian) yang merupakan pemilik Hotel Continental yang telah mengabdi selama 40 tahun.

Film tersebut menempatkan penonton sebagai saksi bagaimana mantan pembunuh bayaran bertahan hidup. Apa yang disajikan Keanu di film tersebut definisi dari susah mati, senada film Die Hard (1988). Setengah jam pertama menampilkan upaya pembunuhan di level yang sulit dipercaya. Lokasinya dari perpustakaan, ruang penyimpanan senjata tajam, kandang kuda, hingga jalanan protokol. 

Fragmen sadis dan brutal belum lepas dari John Wick, tapi disajikan dalam koreografi serba-indah dengan memanfaatkan benda-benda yang selama ini jauh dari kesan mematikan seperti buku. Paruh pertama film ini berupa treatment yang dikembangkan dengan dialog sangat minim. Babak pertama John Wick Chapter 3: Parabellum adalah penghargaan bagi mereka yang telah menonton jilid pertama dan kedua.

Setelah rentetan adegan bertegangan tinggi itu, barulah Chad Stahelski memulai pasal Parabellum dengan menampilkan siapa sebenarnya John Wick. Identitas sang jagoan di jilid pertama digali lebih dalam dengan memanfaatkan hadirnya tokoh baru. Keanu benar-benar menyatu dengan karakter John Wick. Sejenak kita lupa bahwa dia dulu pemeran Jack Traven (Speed, 1994) dan Neo (Matrix, 2003). 

Lewat gestur dan air muka dingin sekaligus tenang, kita bisa merasakan masa lalunya yang kelam, tanpa rasa aman, dan sedikit cinta. Di sisi lain, Halle Berry menjadi rekan yang mampu mengimbangi performa Keanu. Perannya sebagai Sofie tampaknya akan lebih diingat publik ketimbang perempuan pembawa petir di jagat mutan X-Men.

HIBURAN BAGI NUSANTARA

Khusus bagi penikmat film Tanah Air, kehadiran Yayan dan Cecep sebagai Shinobi mencuri perhatian kita. Tampil di scene-scene pertarungan panjang yang menguras energi. Baku hantam keduanya bersama Keanu terasa riil, menyakitkan, dan mematikan. Momen ini memang tidak menuntut kemampuan akting Yayan dan Cecep. Namun pertarungan ini salah satu yang paling asyik lantaran dibumbui humor ringan. Apa itu? Tentunya sebagai penggemar John Wick rasa penasaran bakal terus menggelayut terlebih saat Wick bertemu Yayan. Ya, John Wick Chapter 3: Parabellum menyenangkan, menegangkan, dan membanggakan. Lebih dahsyat dari jilid kedua.

Bahkan, sang produser Erica Lee dan Basil Iwanyk percaya diri duduk semeja dengan film-film Pokemon Detective Pikachu dan Avengers Endgame. Sebab, bukan tanpa alasan mengingat John Wick (Oktober, 2014) membukukan laba kotor 88 juta USD atau setara Rp 1,2 triliun.

Jilid keduanya, dirilis Februari 2017, lebih gila lagi lantaran mengeruk laba  171 juta USD sama dengan Rp 2,4 triliun. Nah, kehadiran John Wick Chapter 3: Parabellum diyakini mampu menyusutkan dominasi film-film yang lebih dulu menyapa layar lebar. (sbz/int/ypl/k8)

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria
#selebriti #film