Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Suka Modeling dan Hobi Muay Thai

izak-Indra Zakaria • 2021-04-27 16:15:13
Qiptiani Nor Amri
Qiptiani Nor Amri

Menekuni dua hobi berbeda, bisa saja dimiliki semua orang. Hal itu turut dirasakan dara cantik Qiptiani Nor Amri, atau akrab disapa Tia. Selain hobi berpose di depan kamera, perempuan kelahiran Balikpapan, 4 April 1993 itu juga mahir untuk urusan seni bela diri.

 

Bagaimana Mbak Tia bisa terjun ke dua hobi bertolak belakang itu?

Aslinya memang tidak berkutat di dunia model. Tapi pas sekolah dulu ikut salah satu agensi model. Setelah itu sudah enggak di agensi lagi. Ya jadi model-model freelance. Karena memang saya karyawan swasta juga. Untuk pribadi, model itu bukan profesi, cuma hobi. Kalau untuk olahraga, saya itu menekuni muay thai dan zumba.

 

Seberapa sering biasanya untuk kegiatan photoshoot dan olahraga yang diikuti?

Tergantung dari fotografer sih biasanya. Karena kebetulan beberapa fotografer di Balikpapan itu teman. Jadi kalau ngajak ya saya baru bisa gabung. Biasanya sih di weekend, biar enggak tabrakan sama pekerjaan kantor. Kalau untuk olahraga, sorenya zumba, dan muay thai biasanya malam.

 

Kok bisa Mbak Tia tertarik ke olahraga muay thai yang notabene olahraga bela diri yang tergolong keras?

Jujur, saya memang suka hal-hal yang sedikit berbau ekstrem. Kenapa pilihnya muay thai, karena efek dari olahraga itu saya bisa menurunkan berat badan. Juga bisa jadi bentuk pertahanan diri ketika saya merasa terancam.

 

Sudah berapa lama mendalamimuay thai? Apakah ada rencana untuk mendalami sampai ikut kompetisi?

Muay thai saya tekuni dari 2019. Di 2020 saya sempat istirahat. Baru tahun ini kembali latihan. Kalau ditanya apakah ingin mendalami untuk ikut kejuaraan atau sejenisnya, saya sih enggak sampai ke sana. Olahraga itu murni untuk kebutuhan sehari-hari saja.

 

Susah enggak sih di awal mulai ikut latihan muay thai ini?

Alhamdulillah pelatihnya enak ngajarin. Awal mula saya diajarin dasarnya pelan-pelan. Setelah bisa dasar, diarahkan kembali dengan gerakan dasar yang digabung power. Habis itu, bisa lanjut lagi dengan gerakan baru. Kebetulan pelatih saya salah satu juri One Pride UFC yang tayang di salah satu televisi nasional.

 

Tapi selama hampir dua tahun ikut, apakah pernah cedera?

Alhamdulillah belum pernah, dan jangan sampai. Karena dari awal kami diajarkan teknik yang benar, jadi insyaallah persentase cedera minim.

 

Lalu, bagaimana dengan dunia model? Apakah ada rencana untuk dijadikan prioritas nantinya?

Saat ini belum ada pikiran sampai ke situ juga. Jadi, memang hanya kalau ada teman saya yang minta tolong untuk menjadi modelnya, insyaallah ya, dengan catatan jadwalnya tidak bentrok dengan jam kerja saya di kantor.

 

Untuk ke depan, ada yang ditargetkan enggak, sesuatu yang ingin dicapai?

Target saya ke depan menikah, Mbak, hehe. Menikah, punya anak, membahagiakan orangtua. Simpel, tapi maknanya sangat dalam buat hidup saya. (*/okt/dra/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Sosok #sosok inspirasi