Brad Pitt Sebut Berada di Babak Akhir Karier Akting

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:24 WIB
Brad Pitt
Brad Pitt

 Brad Pitt mengisyaratkan segera pensiun dari dunia akting. Dalam wawancara untuk GQ edisi Agustus 2022, aktor 58 tahun itu mengaku berada di babak akhir kariernya. ’’Ini adalah semester, atau trimester, terakhirku. Seperti apa bagian ini nantinya? Dan bagaimana aku merancangnya nanti?’’ ujarnya.

Meski begitu, Pitt belum menurunkan tempo. Agustus mendatang, dia membintangi film blockbuster laga Bullet Train. Dia juga masuk cast untuk Babylon, film epik besutan Damien Chazelle yang dibintangi Margot Robbie. Proyek tersebut dijadwalkan rilis 25 Desember. Aktor yang memulai karier pada 1987 itu pun dikonfirmasi beradu akting dengan George Clooney di film thriller karya Jon Watts.

Pitt bukan sekadar aktor. Lewat rumah produksi Plan B, dia berhasil memenangkan piala Oscar karena memproduseri 12 Years a Slave yang dinobatkan sebagai Film Terbaik. Pada 2022, dia disibukkan sebagai produser sekaligus produser eksekutif beberapa judul. Di antaranya, biopik Marilyn Monroe Blonde, film tentang investigasi Harvey Weinstein She Said, dan film sutradara Sarah Polley Women Talking.

Dalam wawancara tersebut, Pitt menceritakan kisahnya menjalani usia 50-an. Dia telah berhenti merokok dan tergabung dalam grup pemulihan setelah bebas dari ketergantungan alkohol. ’’Aku ada di grup berisi pria yang keren banget. Kelompok itu sangat tertutup dan selektif,’’ ucapnya.

Sesi rehabilitasi itu menjadi waktu yang nyaman untuk berbagi cerita. Pitt menyebut dirinya sebagai seseorang yang ’’terlambat’’ menikmati hidup. ’’Musik membuatku senang sekali. Kurasa, kegembiraan itu adalah salah satu penemuan baru dalam hidupku akhir-akhir ini,’’ papar Pitt.

Hal itu membantunya berdamai dengan depresi ringan yang dihadapinya cukup lama. Fans Gary Oldman tersebut menegaskan, dia tetap ingin berkarya meski tak lagi menjadi aktor. ’’Entah lewat produksi (film), musik, atau seni pahat. Aku selalu ingin membuat sesuatu. Kalau tidak, aku seakan mati. Aku diciptakan untuk berbicara lewat seni,’’ ungkapnya.

Beberapa sutradara juga memberikan pujian. ’’Dia adalah manusia ’jenis’ lain... Ketika Brad ada di depan kamera, aku merasa seperti melihat film. Dia sangat bertalenta, khususnya dalam memahami sebuah adegan,’’ jelas Quentin Tarantino yang bekerja sama dengan Pitt di Inglourious Basterds dan Once Upon a Time in Hollywood.

Sementara itu, sutradara David Leitch –yang menjadi stunt Pitt di Fight Club dan Mr. & Mrs. Smith– menilai Pitt sebagai fans berat bioskop. ’’Tujuan utamanya membuat film adalah menghibur dan memberikan ’pelarian’ yang segar dan orisinal, yang membuat orang-orang mau kembali nonton ke bioskop,’’ tuturnya. (fam/c18/ayi)

Editor : izak-Indra Zakaria