Arsy Addara Musicia Nurhermansyah berhasil memborong delapan medali dari kontes bernyanyi World Championship of Performing Arts (WCOPA) 2022 di Amerika Serikat. Dia mengalahkan puluhan peserta dari negara lain seperti AS, Afrika Selatan, Filipina, dan Thailand.
Ashanty menyebutkan, keberhasilan itu merupakan buah manis dari hasil kerja keras putri sulungnya tersebut selama latihan. ’’Alhamdulillah perjuangan dia ini. Bangga banget. Tadinya nggak kepikiran (dapat medali, Red). Terharu ya,’’ kata Ashanty saat ditemui di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, kemarin (4/8).
Pelantun Jodohku itu menjelaskan, selain mendapat enam medali emas, Arsy juga memboyong dua medali perak. Secara keseluruhan, Arsy dinobatkan sebagai juara umum untuk kategori usia 5–10 tahun.
Arsy tidak hanya menyanyikan lagu-lagu pop, tapi juga beragam genre lainnya. Dia juga harus membawakan satu lagu asli dari setiap negara peserta. ’’Aku pilih nyanyi lagu dangdut, yang judulnya Sayang (milik Via Vallen, Red),’’ tutur Arsy.
Setelah kompetisi itu, dia langsung mendapat tawaran rekaman lagu oleh salah satu produser di Amerika Serikat. Walaupun bangga, Arsy mengaku masih mempertimbangkan hal itu. ’’Sedikit deg-degan soalnya Arsy nggak mau ninggalin negara Arsy juga. Tapi, Arsy juga senang banget diajak orang punya lagu di sana,’’ papar Arsy.
Ke depan, Ashanty dan Anang sepakat mendaftarkan nama Arsy di kompetisi-kompetisi bernyanyi lainnya. Hal itu agar Arsy bisa mendapat banyak pengalaman untuk bekal kariernya di masa depan. ’’Biar dia tahu rasanya kecewa tuh kayak apa dan happy juga kayak apa,’’ ujar Ashanty. (shf/c18/ayi)
Editor : izak-Indra Zakaria