Steven Tyler Bantah Tuduhan Kekerasan Seksual

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Senin, 10 April 2023 | 09:49 WIB
Steven Tyler
Steven Tyler

Frontman Aerosmith, Steven Tyler, membantah tuduhan kekerasan seksual terhadap perempuan berusia 16 tahun dan memaksanya melakukan aborsi. Dalam sebuah tanggapan yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles pekan lalu, Tyler menyebut hubungan seksual antara dirinya dan penggugat merupakan konsensual alias suka sama suka. 

Selain itu, Tyler memiliki kekebalan sebagai wali sahnya ketika hal itu terjadi pada tahun 1973. Dalam tanggapannya, pengacara Tyler membantah klaim penggugat bernama Julia Misley itu dengan mengajukan 24 pembelaan afirmatif terpisah atas gugatan tersebut. Pengacara itu menambahkan, Misley tidak mengalami cedera atau kerusakan sebagai akibat dari tindakan apa pun oleh Tyler. 

Dokumen tersebut menegaskan bahwa tindakan Tyler saat itu sah, beriktikad baik, dibenarkan, tidak diskriminatif, dan/atau tidak membalas dendam. Selain itu, jika ditentukan bahwa penggugat telah dirugikan, maka kerusakan tersebut tidak disebabkan oleh tergugat. Karena itu, pihak Tyler meminta agar gugatan Misley dihentikan dengan prasangka dan seluruhnya. Misley juga diminta membayar biaya hukumnya dan segala keringanan tambahan. 

Mengetahui tanggapan Tyler itu, pengacara Misley menyebut Tyler melakukan gaslighting terhadap kliennya. Tanggapan Tyler sendiri baru muncul tiga bulan setelah Misley melayangkan gugatan di bawah Undang-Undang Korban Anak California. Misley menuduh Tyler melakukan pelecehan seksual, pemaksaan aborsi, dan keburukan yang tidak disengaja. 

Misley juga menuding Tyler menggunakan status selebritasnya untuk memanipulasi dan mengeksploitasi dirinya ketika mereka berhubungan selama tiga tahun. Hubungan itu dimulai ketika Misley berusia 16 tahun dan Tyler berusia 20-an tahun. Dikatakan juga bahwa Tyler sempat bertemu ibu Misley pada 1974 dan meyakinkannya untuk menandatangani perwakilan Misley kepadanya dengan jaminan Misley akan diasuh. Namun, menurut Misley, Tyler tidak benar-benar menepati janjinya.

’’(Aku, Red) meminta pertanggungjawaban industri yang mengeksploitasi dan membiarkan aku dieksploitasi selama bertahun-tahun, bersama dengan begitu banyak anak dan orang dewasa yang naif dan rentan,’’ kata Misley dalam gugatan tersebut. (adn/c18/ayi) 

Editor : izak-Indra Zakaria