Pola makan Mediterania terinspirasi dari pola makan penduduk Mediterania.
Metode diet ini efektif dalam menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan organ.
Pola makan penduduk Mediterania berfokus pada konsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan polong.
Namun pola makan Mediterania juga melibatkan konsumsi sumber protein hewani seperti daging ayam dan sedikit konsumsi daging merah.
Jika dilihat pada piramida diet Mediterania, letak daging merah dan makanan manis terletak paling atas yang artinya dibutuhkan dalam jumlah sedikit.
Untuk protein hewani diet Mediterania lebih sering mengkonsumsi daging ikan dan hewan laut lainnya.
Namun jangan salah sebenarnya pola makan Mediterania tidak hanya dilakukan bagi yang melakukan program diet.
Kata 'diet' hadir dengan asumsi seperangkat aturan ketat yang harus diikuti yang mungkin mengharuskan Anda menghitung kalori dan menghindari kelompok makanan yang dibutuhkan tubuh Anda.
Untungnya, bukan itu yang akan anda temukan saat makan dengan cara Mediterania.
Dikutip dari the mediterranean dish berikut cara mengikuti diet Mediterania:
1. Hindari makanan cepat saji
Bagi anda yang senang mengkonsumsi makanan cepat saji, dapat membuat sendiri resep makanan tersebut dengan merujuk pada bahan-bahan yang merujuk pada pola makan mediterania.
Misalnya bagi yang senang kentang goreng, dapat membuat sendiri dengan memanggang kentang goreng dengan minyak zaitun.
2. Makan lebih banyak sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan
Dasar dari piramida diet Mediterania adalah sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan.
Anda dapat membuat makanan pembuka vegetarian seperti rebusan kembang kol, kacang buncis dan sup bayam.
3. Mengganti lemak dengan minyak zaitun
Cara terbaik adalah dengan mengganti mentega dengan minyak zaitun.
Minyak zaitun jenis lemak tak jenuh, mengandung omega-3, asam oleat dan terdapat antioksidan serta senyawa flavonoid dan polifenol.
4. Mengurangi konsumsi daging merah
Konsumsi daging ikan memang diperbolehkan namun sangat dibatasi yaitu sekitar dua kali seminggu dan daging unggas secukupnya.
Daging merah konsumsinya sangat dibatasi, tapi pilih potongan yang samping tanpa lemak.
Penduduk Yunani sering kali memilih daging merah dari jenis daging domba.
5. Konsumsi susu dan telur
Konsumsi produk susu (dalam jumlah sedang) memberikan manfaat kesehatan termasuk menurunkan risiko diabetes, sindrom metabolik, penyakit kardiovaskular, dan obesitas.
Telur menjadi penyumbang protein hewani selain dari daging unggas.
6. Makan bersama dengan keluarga dan orang lain
Menghabiskan waktu bersama orang-orang terkasih mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati kita. Namun bersikap hati-hati dan memperlambat sosialisasi dengan orang lain juga membuat kita bisa mengontrol porsi makan kita.
Bagi yang pemula yang ingin mengikuti diet Mediterania ini mulailah cara berikut:
1. Minggu pertama belilah minyak zaitun extra virgin dan mulai gunakan minyak zaitun untuk menggoreng sebagai pengganti mentega dan minyak lainnya.
2. Minggu berikutnya mulailah memasukkan 1 sampai 2 makanan berbahan dasar ikan atau hewan laut lainnya tanpa daging.
Sebagai persediaan selalu konsumsi sayuran dan buah-buahan segar dan kering sebagai camilan.
3. Untuk hidangan penutup gantilah sepotong roti dengan segenggam buah kering dengan sepotong keju.(*)
Editor : izak-Indra Zakaria