Setelah berhasil mengalahkan Jefri Nichol di Superstar Knockout, El Rumi ketagihan tanding di atas ring tinju. Dia mengaku tidak kapok untuk bergulat meski risiko besar seperti babak belur ada di depan mata. El menganggap bahwa aktivitas tersebut merupakan salah satu hiburan baginya.
’’Nggak (kapok, Red). Malah senang lihat hasilnya, tandingnya bagus, match-nya seru. Jadi, kalau buat celebrity boxing ya mau,” ujar El di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (22/11).
Kepercayaan dirinya semakin meningkat setelah meraih kemenangan lawan Winson Reynaldi dan Nichol. Anak kedua Ahmad Dhani dan Maia Estianty itu mengungkapkan ingin bertanding melawan Azka Corbuzier. Sebab, di matanya, putra semata wayang Deddy Corbuzier tersebut merupakan lawan yang sepadan untuknya. ’’Sebenarnya pengin sama Azka karena kan dia tinggi dan sepantaran lah,” ujar El.
Namun, dia pesimistis keinginannya tersebut bisa terealisasi. El meyakini permintaan itu tidak akan dikabulkan Deddy. ’’Aku belum bilang sih. Cuma kayaknya nggak dibolehin sama Om Deddy. Tapi, nanti deh coba ngomong langsung,” tutur El.
Mantan kekasih Marsha Aruan itu juga tidak menutup kemungkinan akan melawan selebriti lain yang menantangnya. Termasuk tawaran Nichol untuk melakukan pertandingan ulang. ’’Rematch sama Nichol kayaknya seru sih. Gue ladenin yang boxing aja lah,” imbuh dia.
Keputusan tersebut membuat El mendapat banyak peringatan dari orang-orang di sekelilingnya. Khususnya, pihak keluarga. Mereka mewanti-wanti El untuk tidak sering melakoni olahraga yang melibatkan aktivitas fisik secara langsung itu karena besarnya risiko yang ditanggung. ’’Keluarga cuma bilang, boleh tinju, cuma jangan sering-sering. Setahun sekali berantem cukup lah,” tutur El.
Terlepas dari itu, dia bersyukur berada di lingkungan yang suportif. Selama bertanding di atas ring, pihak keluarga tidak pernah absen menemaninya secara langsung.
’’Senang dan bangga ya keluarga suportif. Emang udah semestinya sih kalau di acara seperti itu keluarga datang dan dukung,” jelasnya.
El pun menyinggung bahwa kemenangan yang diraihnya itu juga berkat doa keluarga besarnya. ’’Alhamdulillah mustajab. Kan Bapak dan Ibu saya dua, jadi doanya dobel,” ucap El.
El berhasil menaklukkan Nichol di ronde keempat dalam acara Superstar Knockout di Mahala Square, Kelapa Gading, pada Jumat (17/11). Kemenangan itu pun menuai kontroversi. Sebagian warganet menuding bahwa El menang hasil sogokan. Apalagi setelah pertandingan selesai, El-lah yang tepar dan menggunakan oksigen. Mengenai hal itu, dia menganggap bahwa pro-kontra terhadap hasil suatu pertandingan adalah hal yang wajar.
Soal oksigen, El mengakui kondisinya saat itu memang lemas karena kesulitan bernapas setelah mengeluarkan banyak tenaga. ’’Emang aku kehabisan oksigen setelah tanding. Itu juga cuma 10 menit doang kok, terus langsung dilepas,” tuturnya.
Seusai laga tersebut, dia membenarkan sempat menjalani cek kesehatan di rumah sakit. Beruntungnya, tidak ada luka serius yang dialami. Presenter berusia 24 tahun itu hanya butuh waktu beberapa hari untuk memulihkan kondisinya.
’’Sekitar 2–3 hari lah di rumah doang, istirahat karena badan pada sakit-sakit kan. Setelah itu, udah normal lagi kok,” terangnya. (shf/c7/ayi)
Editor : izak-Indra Zakaria