Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni telah melihat langsung dan mengunjungi kantor Otorita IKN, yang berada di Kompleks PMC Balikpapan, pada Kamis (13/6) lalu. Untuk memastikan kesiapannya pindah ke Balikpapan, yang direncanakan akan dimulai pada 1 Juli mendatang.
“Tadi kabarnya sedang diperbaiki, renovasi. Per 1 juli nanti insya allah akan dipergunakan kantor yang di BRI,” katanya kepada Kaltim Post, Kamis (13/6) pekan lalu. Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) ini juga menyebut baru saja pertama kali mengunjungi kantor Otorita IKN di Balikpapan.
Momentum kunjungannya ini, digunakan sekaligus berkenalan dengan staf yang berkantor di Otorita IKN. Dia juga melihat para staf Otorita IKN memiliki komitmen dan dedikasi yang serius untuk membantu dirinya bersama dengan Mochamad Basuki Hadimoeljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang juga Plt Kepala Otorita IKN.
“Jadi tetap untuk kantor, saya dan Pak Basuki tetap di dua kantor . Yang lebih bersifat koordinatif, selain saya juga masih menjabat Wamen ATR/BPN. Namun kepada seluruh staf ini, bahkan Pak Basuki sudah sampaikan per 1 juli 2024, semua sudah berada di Kalimantan Timur,” terangnya.
Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini juga menyampaikan secepat mungkin pindah ke Balikpapan. Untuk memantau secara langsung progres pembangunan infrastruktur dasar di IKN. Sehingga bisa digunakan sebelum peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-79 pada Agustus mendatang.
“Saya secepat mungkin pindah ke sini. Meskipun masih banyak pekerjaan yang bersifat koordinasi di Jakarta, antara kementerian dan lembaga. Selebihnya nanti saya juga akan lebih banyak mengontrol di lapangan,” pungkas dia.
Sekretaris Otorita IKN Achmad Jaka Santos Adiwijaya mengatakan renovasi Kantor Otorita IKN di Gedung BRI Balikpapan saat ini sedang dalam tahapan fitting out atau proses dari penataan kantor melalui pemasangan dinding, lantai, hingga atap. Yang disiapkan oleh manajemen BRI maupun Biro Umum Otorita IKN. Termasuk untuk pengisian furniture untuk kantor sementara Otorita IKN.
“Supaya bisa dipakai bekerja oleh teman-teman. Dan kantor ini, semakin mendekatkan kami ke titik kerja yang seharusnya. Di Nusantara. Karena kantor kami di sini (IKN) ‘kan masih dibangun,” katanya kepada Kaltim Post, 4 Juni 2024 lalu.
Dia mengungkapkan pemilihan Gedung BRI Balikpapan sebagai kantor sementara Otorita IKN di Balikpapan, karena sebelumnya sudah memiliki kerja sama dengan BUMN yang membantu menyediakan sarana dan prasarana kantor untuk Otorita IKN.
Pasalnya, jika membangun kantor baru, tentunya membutuhkan biaya yang relatif besar. Dan juga memerlukan waktu yang harus dikhususkan untuk membangun kantor sementara itu.
“Jadi kami memilih tempat yang bisa dioperasikan secara cepat. Disediakan oleh mitra kami, apakah itu instansi pemerintah atau BUMN,” ucap dia.
Sementara itu, lanjut Jaka, kantor sementara Otorita IKN di Kompleks PMC, akan digunakan sebagai tempat tinggal. Karena jika melihat desain bangunannya bukan merupakan gedung kantor. Namun sebuah apartemen, yang pernah diperuntukkan sebagai tempat tinggal pekerja asing perusahaan migas di Balikpapan.
“PMC masih digunakan untuk tempat tinggal. Kalau dilihat desainnya, itu kan buka kayak kantor. Itu apartemen. Tetapi karena itu yang paling cepat tersedia, dan kami sudah biasa WFH (Work From Home/Kerja Dari Rumah), jadi seolah-olah dari rumah tapi kerja. Dan PMC itu sebagian akan kami fungsikan kembali untuk menjadi tempat tinggal teman teman yang pindah ke sini,” pungkas dia. (kip)