PROKAL.CO- Pembangunan infrastruktur jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara terus dipacu untuk memenuhi target operasional tahun ini. Hingga memasuki pekan kedua Maret 2026, pengerjaan jalur penghubung di kawasan Hunian Pekerja Konstruksi telah mencapai progres signifikan sebesar 70 persen. Proyek yang dikerjakan melalui kerja sama operasi antara PT Bangun Cipta Kontraktor dan PT Panca Karya Sentosa ini diproyeksikan rampung sepenuhnya pada Juli mendatang untuk menyambungkan akses vital antara hunian pekerja dengan kawasan strategis seperti area Hankam, hunian BIN-Polri, hingga kawasan legislatif.
Kuasa Kerja Sama Operasi BCK-PKS, Rizal Hartanto, mengakui bahwa tim di lapangan menghadapi tantangan koordinasi yang cukup tinggi. Mengingat lokasi proyek berada di tengah kawasan yang sudah padat aktivitas dan diapit oleh dua akses utama Otorita IKN, tim pelaksana harus menerapkan strategi kerja simultan. Percepatan dilakukan dengan menambah durasi kerja serta jumlah personel dan peralatan agar pembangunan tidak mengganggu ritme mobilitas di sekitar kawasan namun tetap selesai tepat waktu sesuai kontrak.
Jalan sepanjang 3,30 kilometer ini nantinya akan menjadi percontohan kota modern yang mengedepankan keberlanjutan. Dalam rancangannya, kawasan ini mengadopsi konsep shared street, di mana kendaraan bermotor dan pesepeda dapat menggunakan lajur yang sama secara harmonis. Infrastruktur ini juga dilengkapi dengan sistem utilitas bawah tanah yang rapi, memastikan tidak ada kabel yang melintang di udara, serta jalur pedestrian yang luas untuk kenyamanan pejalan kaki.
Sisi kecanggihan kota pintar juga nampak pada penggunaan lampu jalan berbasis sensor gerak yang ditenagai oleh panel surya. Teknologi ini memungkinkan intensitas cahaya menyesuaikan secara otomatis dengan kondisi sekitar sehingga jauh lebih hemat energi. Selain itu, aspek ekologi tetap terjaga dengan adanya sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis sensor serta ketersediaan fasilitas air minum langsung di beberapa titik strategis. Seluruh pengembangan ini diharapkan dapat mendukung visi IKN sebagai kota yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan memprioritaskan mobilitas aktif bagi penghuninya.
Editor : Indra Zakaria