NUSANTARA- Akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) kini semakin terbuka lebar bagi para pemudik. Mulai Jumat, 13 Maret 2026, jalur Tol IKN resmi dioperasikan secara fungsional guna mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Peresmian ini ditandai dengan prosesi flag off yang dihadiri oleh jajaran petinggi Ditlantas Polda Kaltim, BBPJN Kaltim, BPTD Kaltim, hingga manajemen Jasa Marga Tol Balikpapan–Samarinda.
Jalur bebas hambatan sepanjang 52,5 kilometer ini hadir sebagai solusi strategis untuk mengurai potensi kemacetan di jalan poros utama. Namun, masyarakat perlu memperhatikan bahwa operasional tol ini bersifat terbatas, yakni hanya dibuka mulai pukul 06.00 hingga 18.00 Wita setiap harinya. Pembatasan jam operasional ini dilakukan dengan pertimbangan matang terhadap aspek keamanan dan keselamatan pengguna jalan, mengingat statusnya yang masih fungsional.
Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, menegaskan bahwa infrastruktur jalan secara keseluruhan telah siap tempur. Meski demikian, pengendara diwajibkan mematuhi batas kecepatan maksimal 60 km per jam. Untuk menunjang kenyamanan, pengelola telah menyiagakan pos top up saldo uang elektronik di gerbang tol guna mengantisipasi kendala saldo kartu yang tidak mencukupi, sehingga arus masuk kendaraan tetap lancar tanpa hambatan teknis.
Fasilitas pendukung di sepanjang rute juga telah dipersiapkan dengan apik. Tersedia rest area sementara di kawasan Pulau Balang 1 yang dilengkapi mobil toilet untuk keperluan singkat. Bagi pemudik yang membutuhkan fasilitas lebih lengkap, dapat singgah di rest area KM 5B dari arah IKN yang menyediakan mushola, ruang laktasi, hingga posko pelayanan terpadu dari unsur kepolisian dan kesehatan. Menariknya, area ini juga melibatkan pelaku UMKM lokal, sehingga pemudik bisa beristirahat sembari mendukung produk ekonomi kreatif setempat sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman. (*)
Editor : Indra Zakaria