Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Mudik ke IKN: Baru Tiga Hari Dibuka Sudah Ribuan Kendaraan Lintasi Tol Fungsional Selama Libur Lebaran

Redaksi Prokal • 2026-03-16 13:00:12

BBPJN Kaltim mengaktifan akses Tol IKN 1B untuk mengantisipasi kemacetan di Jalan Mulawarman Balikpapan sejak 13 Maret.
BBPJN Kaltim mengaktifan akses Tol IKN 1B untuk mengantisipasi kemacetan di Jalan Mulawarman Balikpapan sejak 13 Maret.

Arus mobilitas menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai menunjukkan geliat signifikan seiring dibukanya ruas tol secara fungsional terbatas. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur mencatat sebanyak 7.525 kendaraan telah melintasi jalur tersebut hanya dalam kurun waktu tiga hari pemantauan, mulai dari Jumat (13/3/2026) hingga Minggu (15/3/2026).

Kepala BBPJN Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, mengungkapkan bahwa pengoperasian secara fungsional ini bertujuan untuk memecah kepadatan dan memperlancar arus mudik masyarakat yang menuju IKN maupun wilayah Kalimantan Selatan. Selama periode tersebut, arus lalu lintas terpantau lancar meskipun tantangan cuaca dan kendala teknis kendaraan sempat mewarnai perjalanan para pemudik.

Data menunjukkan tren peningkatan volume kendaraan yang terus menanjak mendekati puncak akhir pekan. Pada Jumat, tercatat sebanyak 1.772 unit kendaraan melintas. Angka ini melonjak menjadi 2.747 unit pada Sabtu, dan mencapai puncaknya pada Minggu dengan total 3.006 unit kendaraan. Arah kendaraan terpantau cukup seimbang antara mereka yang menuju IKN maupun yang bertolak kembali ke arah Balikpapan-Samarinda (Balsam).

"Kami mencatat hari Minggu menjadi trafik tertinggi. Meskipun sempat terjadi hujan di beberapa titik, secara keseluruhan kondisi ruas tol tetap aman dan layak untuk dilalui," jelas Yudi Hardiana.

Terkait kendala di lapangan, petugas BBPJN melaporkan adanya beberapa kendaraan yang mengalami masalah teknis seperti mesin panas (overheat), pecah ban, hingga mogok. Namun, berkat kesiapsiagaan petugas di lapangan serta ketersediaan fasilitas Rest Area 5A dan 5B, seluruh kendala tersebut dapat ditangani dengan cepat tanpa menimbulkan kemacetan panjang.

Mengingat status jalan yang masih fungsional terbatas, Yudi mengimbau para pengendara untuk ekstra waspada. Masyarakat diingatkan untuk memastikan kondisi fisik kendaraan, terutama sistem pendingin dan tekanan ban, dalam kondisi prima sebelum memasuki jalur tol. Kesiapan bahan bakar juga menjadi hal krusial guna menghindari gangguan perjalanan di tengah euforia mudik menuju pusat pemerintahan baru Indonesia tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria