Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Salat Idulfitri Perdana Digelar di Masjid Negara IKN, Basuki Hadimuljono Hadir

Muhamad Yamin • Sabtu, 21 Maret 2026 - 21:10 WIB

Photo
Photo

PROKAL.CO, NUSANTARA - Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya menggelar Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Salat Id ini dihadiri langsung Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, bersama ribuan jemaah.

Pelaksanaan Salat Idulfitri perdana tersebut menjadi momen bersejarah sekaligus simbol awal kehidupan sosial dan spiritual di kawasan IKN. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terasa saat umat Muslim memadati masjid untuk merayakan hari kemenangan.

Bertindak sebagai imam adalah Ustaz Dr. Ahmad Muzakir, dosen Universitas PTIQ Jakarta. Sementara khutbah Idulfitri disampaikan oleh Prof. Dr. H.M. Abrar Duraesa, M.Ag., yang juga menjabat Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.

Dalam khutbahnya, Abrar Duraesa menekankan bahwa Idulfitri merupakan momentum kemenangan umat Islam setelah menjalani ibadah Ramadan selama satu bulan penuh.

“Kita merayakan kemenangan, bukan kemenangan atas orang lain, tetapi kemenangan atas diri sendiri,” ujarnya.

Ia juga mengaitkan makna Idulfitri dengan semangat pembangunan IKN yang diharapkan mampu menghadirkan pemerataan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Selain itu, jemaah diajak untuk senantiasa bersyukur karena masih diberikan kesempatan merayakan Idulfitri tahun ini, serta terus meningkatkan kualitas keimanan dengan harapan dapat kembali dipertemukan dengan Ramadan di masa mendatang.

Selama bulan Ramadan, Masjid Negara IKN telah menggelar berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari salat berjamaah lima waktu, salat tarawih, hingga safari Ramadan.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, turut mengajak masyarakat menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia.

“Setelah salat Idulfitri ini, marilah kita bersama memperbaiki hubungan kita dengan Allah SWT dan juga hubungan kita dengan sesama manusia,” kata Alimuddin.

Salat Idulfitri perdana di Masjid Negara IKN ini menjadi tonggak penting dalam pembangunan kehidupan masyarakat di ibu kota baru, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan menuju Nusantara yang inklusif dan harmonis. (*)

Editor : Indra Zakaria