Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bukan Sekadar Pusat Pemerintahan, Otorita IKN Rancang Nusantara Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan

Redaksi Prokal • Jumat, 29 Mei 2026 | 13:36 WIB
IKN tidak hanya sebagai pusat administrasi negara, tetapi juga dikembangkan menjadi destinasi wisata berkelanjutan berbasis alam dan budaya Kalimantan.(IST)
IKN tidak hanya sebagai pusat administrasi negara, tetapi juga dikembangkan menjadi destinasi wisata berkelanjutan berbasis alam dan budaya Kalimantan.(IST)

SEPAKU — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan bahwa pembangunan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur tidak hanya difokuskan sebagai pusat administrasi pemerintahan semata. Kawasan ini juga diarahkan untuk menjadi destinasi wisata berkelanjutan yang mengedepankan kelestarian alam dan kekayaan budaya lokal. Langkah strategis ini diambil agar Nusantara bisa tumbuh seimbang antara pusat birokrasi dan ruang hidup yang ramah lingkungan.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, mengatakan bahwa pengembangan sektor pariwisata menjadi bagian krusial dalam pembangunan kawasan IKN yang areanya mencakup wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Ia menjelaskan bahwa pengembangan wisata alam dan budaya dilakukan di ibu kota baru Indonesia agar fungsinya tidak hanya diproyeksikan sebagai kota administrasi negara.

Pembangunan IKN memang dirancang sejak awal untuk menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui pengembangan berbagai sektor strategis, termasuk pariwisata. Kawasan IKN mulai dibentuk sebagai destinasi baru yang memadukan pembangunan modern dengan kekayaan alam tropis serta kearifan lokal Kalimantan. Pengembangan tersebut dipastikan tetap memperhatikan aspek pelestarian lingkungan, budaya daerah, dan keterlibatan aktif masyarakat sekitar.

Otorita IKN menilai pengembangan sektor wisata ini mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal secara luas. Dampak positifnya diharapkan menyasar mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penyedia jasa transportasi, hingga sektor pendukung pariwisata lainnya. Bimo menekankan bahwa pengembangan sektor wisata menjadi salah satu langkah nyata untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan IKN.

Untuk mendukung kenyamanan para pengunjung, sejumlah fasilitas penunjang modern tengah dikembangkan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Pemerintah bahkan telah menyiapkan area glamping atau glamour camping yang menyasar para wisatawan yang ingin menikmati suasana asri alam Kalimantan dengan fasilitas yang nyaman dan mewah.

Selain area kemah modern tersebut, fasilitas lain yang sedang dikebut pengerjaannya meliputi convention center, botanical garden atau kebun raya, pusat kuliner, pusat informasi wisatawan, fasilitas kesehatan, hingga pusat kebudayaan Nusantara. Bimo menuturkan bahwa konsep-konsep tersebut menjadi bagian utuh dari pengembangan wisata berkelanjutan di IKN.

Otorita IKN juga menyiapkan berbagai destinasi wisata berbasis lingkungan yang diproyeksikan menjadi daya tarik unggulan di masa depan. Konsep wisata ini menggabungkan lanskap alam tropis Kalimantan yang autentik dengan fasilitas modern yang mendukung wisata ramah lingkungan, retret kebugaran (wellness retreat), hingga wisata budaya berbasis masyarakat lokal. Kawasan wisata alam ini memang disiapkan secara matang untuk wisata ramah lingkungan, retret kebugaran, hingga wisata budaya yang melibatkan masyarakat lokal secara langsung. (*)

Editor : Indra Zakaria
#IKN