Misteri Kematian Jubir OIKN Troy Pantouw di Rusun IKN: Polisi Tegaskan Tak Ada Kekerasan, Visum Dinanti

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 11:00 WIB
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw semasa hidupnya. (IST)
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harold Yohanes Pantouw semasa hidupnya. (IST)

PROKAL.CO- Penyebab pasti meninggalnya Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Troy Harold Yohanes Pantouw, di kamar huniannya di Rusun 3 Tower 6 IKN masih menunggu penjelasan medis. Meski menggemparkan publik, kepolisian memastikan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kapolresta IKN Kombes Pol Supriyanto menceritakan awal mula penemuan jenazah yang bermula dari laporan pengelola rusun setelah petugas kebersihan gagal mengakses kamar korban.

Baca Juga: Otorita IKN Berduka, Staf Khusus Kepala Otorita Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw Meninggal Dunia

"Setelah pintu kamar berhasil dibuka, di dalam ditemukan seorang laki-laki berinisial TP atau Pak Troy Pantouw. Saat diperiksa, yang bersangkutan sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan," ujar Supriyanto.

Petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran harus masuk melalui jendela untuk membuka akses ke dalam kamar setelah panggilan dan gedoran pintu tak membuahkan hasil. Dari keterangan sejumlah saksi, terungkap bahwa almarhum sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya sebelum ditemukan meninggal dunia.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kemungkinan memang karena sakit, tetapi kami masih menunggu hasil visum dari dokter," tegas Supriyanto.

Guna memastikan penyebab kematian secara pasti, jenazah Troy sempat menjalani visum luar di Rumah Sakit Hermina IKN sebelum dibawa ke Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan sambil menunggu kedatangan pihak keluarga dari Jakarta. Troy yang tinggal seorang diri di rusun tersebut dikenal sangat sentral dalam mengawal komunikasi publik terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : balpos.com
IKN