Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Rahasia di Balik Nama "Van" para Bintang Sepak Bola Belanda: Warisan Unik dari Zaman Napoleon Bonaparte

Indra Zakaria • Rabu, 1 Juli 2026 | 08:45 WIB
Virgil Van Dijk dkk.
Virgil Van Dijk dkk.

 

PROKAL.CO- Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa begitu banyak pesepak bola asal Belanda yang memiliki kata "van" di dalam nama mereka? Mulai dari legenda seperti Giovanni van Bronckhorst dan Rafael van der Vaart, hingga benteng pertahanan modern seperti Virgil van Dijk. Kisah di balik nama-nama ikonik ini ternyata tidak lahir dari tradisi sepak bola, melainkan dari sejarah panjang ketika negeri kincir angin tersebut menjadi target taklukan imperium yang lebih besar.

Pada abad ke-18, Napoleon Bonaparte dari Prancis sedang berada di puncak perang sengitnya melawan Inggris. Salah satu strategi utama Napoleon untuk melumpuhkan kekuatan Inggris adalah dengan menerapkan blokade ekonomi, yaitu menguasai pelabuhan-pelabuhan strategis yang menjadi jalur perdagangan barang-barang Inggris. Salah satu wilayah pelabuhan krusial yang akhirnya dikuasai Prancis adalah Belanda. Setelah masuk ke Belanda, Napoleon menggulingkan kerajaan setempat dan menyatukan wilayah tersebut ke dalam Imperium Prancis.

Layaknya penguasa baru, fokus utama Napoleon adalah mengumpulkan pajak dari rakyat. Untuk melancarkan penarikan dana tersebut, ia memerintahkan penataan administrasi dan meminta daftar nama seluruh penduduk agar jelas siapa saja wajib pajak yang harus ditarik dananya. Namun, Prancis menghadapi kendala besar karena sistem penamaan masyarakat Belanda saat itu dinilai acak, membingungkan, dan tidak teratur.

Menghadapi masalah administratif ini, pemerintah kolonial Prancis akhirnya memberikan mandat kepada rakyat Belanda untuk merapikan nama mereka. Secara implisit, masyarakat Belanda kemudian bersepakat untuk mengadopsi nama keluarga yang didasarkan pada tiga hal utama, yaitu profesi yang ditekuni, nama desa atau daerah tempat tinggal, atau penanda geografis yang terkenal di dekat rumah mereka.

Di sinilah kata "van" mulai masif digunakan. Dalam bahasa Belanda, kata "van" memiliki arti yang serupa dengan kata "di" atau "dari" dalam bahasa Indonesia, sedangkan kata "der" atau "den" berarti "itu".

Sebagai contoh konkret, nama kapten timnas Belanda, Virgil van Dijk, secara harfiah memiliki arti yang sangat lokal. Nama depannya adalah Virgil, sementara kata "dijk" dalam bahasa Belanda berarti bendungan atau tanggul. Jadi, namanya berarti "Virgil dari bendungan". Kemungkinan besar, kakek buyut Virgil memilih nama belakang tersebut untuk mendaftarkan diri saat kampanye penataan nama oleh Prancis sedang berlangsung karena mereka tinggal di dekat tanggul.

Hal yang sama juga berlaku bagi nama-nama seperti van Bronckhorst yang merujuk pada nama wilayah atau kota kuno di Belanda, serta van der Vaart yang berarti dari sebuah saluran air atau kanal. Apa yang awalnya dimulai sebagai strategi penertiban pajak oleh Napoleon Bonaparte kini telah berubah menjadi identitas budaya yang sangat melekat, bahkan menjadi pemandangan wajib di punggung jersei tim nasional sepak bola Belanda hingga hari ini. (*)

Editor : Indra Zakaria
#belanda