Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kabel Optik Putus di Laut Merah, Gangguan Internet di Asia, Eropa, hingga Timur Tengah

Wawan • 2024-03-06 09:41:30

 

Photo
Photo

Jaringan internet di sejumlah benua mengalami goncangan serius akibat kerusakan pada kabel optik di dasar Laut Merah.

Gangguan ini mencakup wilayah Asia, Eropa, dan Timur Tengah. Sejumlah penyedia layanan terpaksa mengalihkan hingga seperempat lalu lintas internet mereka untuk mengatasi situasi darurat.

Dilansir dari Liputan6.com pada Selasa (5/3/2024), kerusakan pada kabel yang dimiliki oleh empat jaringan telekomunikasi besar telah menyebabkan dampak signifikan terhadap komunikasi di Timur Tengah.

Perusahaan telekomunikasi Hong Kong, HGC Global Communications, mengkonfirmasi bahwa sekitar 25 persen jaringan internet di kawasan tersebut terkena dampaknya.

Meskipun begitu, HGC tidak memberikan rincian mengenai penyebab kerusakan atau pihak yang bertanggung jawab atas insiden ini.Sementara itu, penyedia layanan telekomunikasi Seacom di Afrika Selatan, yang salah satu sistem kabelnya terkena dampak, menyatakan bahwa proses perbaikan kemungkinan akan memakan waktu hingga satu bulan atau lebih.

Hal ini disebabkan oleh proses yang rumit dalam mendapatkan izin operasi di wilayah tersebut.Kepala petugas digital Seacom, Prenesh Padayachee, mengungkapkan bahwa mendapatkan izin dari otoritas maritim Yaman untuk melakukan perbaikan kabel bawah laut bisa memakan waktu hingga delapan minggu.

Kerusakan pada infrastruktur kabel bawah laut, yang menjadi tulang punggung internet modern, menyoroti kerentanan sistem global yang kita gunakan setiap hari.

Seiring dengan meningkatnya ketergantungan pada internet, kerusakan semacam ini dapat menyebabkan gangguan luas dalam akses internet, seperti yang terjadi setelah gempa bumi Taiwan pada tahun 2006.

Para ahli memperingatkan bahwa insiden semacam ini menunjukkan perlunya investasi yang lebih besar dalam pemeliharaan dan diversifikasi infrastruktur internet global untuk mengurangi risiko gangguan serupa di masa depan.

Editor : Wawan
#gangguan internet #internet