BOXGROVE – Sebuah penemuan revolusioner dalam dunia arkeologi baru saja dipublikasikan melalui jurnal Science Advances. Para peneliti berhasil mengidentifikasi sebuah alat yang terbuat dari tulang gajah di wilayah Boxgrove, Inggris, yang diperkirakan berusia 480.000 tahun. Temuan ini tercatat sebagai alat tulang gajah tertua yang pernah ditemukan di daratan Eropa.
Berbeda dengan alat batu pada umumnya, potongan tulang gajah ini berfungsi sebagai "palu lunak". Manusia purba pada masa itu menggunakannya untuk menyerpih dan mempertajam kapak genggam batu mereka. Teknik ini memungkinkan terciptanya alat batu yang lebih tipis, memiliki simetri yang presisi, serta lebih efektif untuk digunakan sehari-hari.
Temuan ini mematahkan anggapan lama bahwa manusia purba hanya mengandalkan batu sebagai teknologi utama. Penggunaan tulang gajah membuktikan adanya perencanaan strategis dan pemahaman mendalam mengenai material organik. Kapasitas intelektual manusia awal ternyata jauh lebih maju dalam mengeksploitasi sumber daya alam secara kreatif untuk bertahan hidup.
Penemuan ini menjadi bukti kuat bahwa evolusi teknologi manusia telah dimulai jauh sebelum periode yang diperkirakan sebelumnya, menonjolkan kecerdasan teknis yang luar biasa dari nenek moyang manusia di Eropa hampir setengah juta tahun silam. (*)
Editor : Indra Zakaria