Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Era Baru Bangladesh: Tarique Rahman Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri ke-11

Redaksi Prokal • 2026-02-18 09:35:00
Tarique Rahman (tengah), Ketua Partai Nasionalis Bangladesh (BNP)
Tarique Rahman (tengah), Ketua Partai Nasionalis Bangladesh (BNP)

 

DHAKA – Bangladesh secara resmi memulai babak baru pemerintahan setelah Tarique Rahman, pemimpin Partai Nasionalis Bangladesh (BNP), dilantik sebagai Perdana Menteri ke-11 pada Selasa (17/2). Pelantikan yang berlangsung di depan gedung parlemen di ibu kota Dhaka ini menandai lahirnya pemerintahan terpilih pertama pasca-pemberontakan besar tahun 2024 yang mengakhiri dominasi 15 tahun rezim Liga Awami.

Presiden Mohammed Shahabuddin memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan Tarique Rahman bersama 49 anggota kabinet barunya. Momen bersejarah ini juga meresmikan 297 anggota parlemen ke-13, yang di antaranya mencakup perwakilan dari blok Jamaat-e-Islami Bangladesh. Penyelenggaraan pemilu kali ini mencatat tingkat partisipasi pemilih yang cukup tinggi, yakni mencapai 59,44 persen dari total 127,6 juta warga terdaftar.

Upacara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh internasional penting, termasuk Presiden Maladewa Mohamed Muizzu dan Perdana Menteri Bhutan Tshering Tobgay. Hadir pula Muhammad Yunus, peraih Nobel Perdamaian yang menjabat sebagai kepala pemerintahan sementara sejak Agustus 2024. Yunus secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan setelah sukses mengawal masa transisi selama 18 bulan terakhir sejak pengunduran diri Sheikh Hasina.

Dalam pemilu yang baru saja usai, koalisi yang dipimpin BNP berhasil meraih kemenangan telak dengan menguasai mayoritas dua pertiga atau setara dengan 212 kursi parlemen. Kemenangan ini memberikan mandat kuat bagi pemerintahan baru untuk menjalankan roda negara. Di sisi lain, partai Liga Awami tercatat tidak berpartisipasi dalam kontestasi politik kali ini, yang semakin mempertegas perubahan peta kekuatan politik di Bangladesh.

Selain pelantikan pejabat, agenda nasional ini juga menetapkan hasil referendum reformasi konstitusi yang mendapatkan dukungan mayoritas lebih dari 60 persen suara. Dengan tuntasnya prosesi pelantikan dan adanya mandat reformasi konstitusi, pemerintahan Tarique Rahman kini memikul tanggung jawab besar untuk memulihkan stabilitas politik serta memajukan perekonomian Bangladesh di tengah harapan tinggi masyarakat pasca-transisi. (*)

Editor : Indra Zakaria