Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Rusia Tegaskan Siap Gunakan Kekuatan Militer untuk Terobos Blokade Laut Barat

Redaksi Prokal • 2026-02-19 15:10:00
Kapal perang Rusia RFS Aldar Tsidenzhapov-339 (kanan) dan RFS Rezkiy-343.
Kapal perang Rusia RFS Aldar Tsidenzhapov-339 (kanan) dan RFS Rezkiy-343.

 

PROKAL.CO- Ketua Dewan Maritim Rusia, Nikolay Patrushev, mengeluarkan peringatan keras terhadap negara-negara Barat yang mencoba menghalangi akses maritim negaranya. Dalam wawancara dengan harian Argumenty i Fakty pada Selasa (17/2), penasihat senior Presiden Vladimir Putin ini menegaskan bahwa Angkatan Laut (AL) Rusia akan menggagalkan setiap upaya blokade laut yang diberlakukan oleh pihak Barat.

Patrushev mengecam tindakan pencegatan kapal tanker Rusia baru-baru ini sebagai bentuk "perompakan" modern. Ia secara khusus menyoroti insiden pencegatan kapal tanker Grinch oleh Angkatan Laut Prancis di Mediterania pada akhir Januari lalu, serta serangkaian serangan drone laut Ukraina yang menargetkan kapal dagang Rusia.

Ancaman Terhadap "Armada Bayangan" dan Jalur Logistik

Moskow menengarai adanya rencana sistematis dari Inggris dan sejumlah negara Eropa untuk menahan kapal-kapal yang diduga sebagai bagian dari "armada bayangan" Rusia. Hingga saat ini, lebih dari 600 kapal telah dijatuhi sanksi oleh Uni Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat karena dianggap membantu Rusia menghindari sanksi perdagangan.

Menurut Patrushev, jika Rusia tidak memberikan respons yang tegas, negara-negara seperti Inggris, Prancis, bahkan negara-negara Baltik akan semakin berani untuk memutus akses Rusia ke samudra, terutama di kawasan Atlantik. Langkah-langkah Barat ini dinilai sebagai upaya untuk melumpuhkan sektor perdagangan luar negeri Rusia, khususnya ekspor komoditas vital. (*)

Editor : Indra Zakaria