Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ketegangan Memuncak: Jet Tempur Pakistan Ditembak Jatuh di Nangarhar, Pilot Ditawan Pasukan Afghanistan

Redaksi Prokal • 2026-02-28 15:35:02

ilustrasi AI
ilustrasi AI

JALALABAD – Situasi di perbatasan Asia Selatan memanas setelah sebuah jet tempur milik militer Pakistan dilaporkan ditembak jatuh di Provinsi Nangarhar, Afghanistan. Laporan yang dirilis oleh portal berita Ariana menyebutkan bahwa insiden tersebut terjadi di distrik kota keenam Jalalabad, yang merupakan ibu kota provinsi tersebut, dan mengakibatkan pilot pesawat tersebut ditawan oleh pihak Afghanistan.

Informasi ini dikonfirmasi oleh juru bicara komando militer Korps Angkatan Darat Khalid ibn Walid ke-201, yang menyatakan bahwa pasukan keamanan Nangarhar berhasil menjatuhkan jet militer tersebut dalam sebuah operasi di wilayah udara mereka. Meskipun demikian, pihak kepolisian Nangarhar masih enggan memberikan rincian lebih lanjut mengenai kronologi teknis maupun kondisi terkini dari pilot yang ditawan tersebut.

Insiden dramatis ini terjadi hanya sehari setelah Pemerintah Afghanistan menyatakan keinginan mereka untuk meredakan ketegangan melalui jalur diplomasi. Di tengah bentrokan perbatasan yang kembali meledak terkait konflik garis Durand, juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, sempat menekankan pentingnya menahan diri dalam sebuah konferensi pers di kota Kandahar pada Jumat (27/2).

“Kami telah berulang kali menekankan solusi damai dan tetap ingin masalah ini diselesaikan melalui dialog,” ujar Zabihullah Mujahid dalam upaya mendinginkan suasana sebelum insiden penembakan jatuh pesawat ini terjadi. Pernyataan tersebut mencerminkan posisi resmi Kabul yang sebelumnya masih mencoba menghindari perang terbuka meskipun provokasi di perbatasan terus meningkat.

Namun, dengan jatuhnya jet tempur Pakistan dan penawanan personel militernya, harapan untuk resolusi damai kini menghadapi ujian berat. Konflik yang melibatkan serangan udara Pakistan ke wilayah Afghanistan sebelumnya telah memicu deklarasi perang terbuka dari pihak Taliban, menandai kembalinya ledakan konflik di sepanjang perbatasan yang telah lama dipersengketakan tersebut. Dunia kini menanti respons resmi dari Islamabad terkait nasib pilot mereka dan langkah militer selanjutnya yang akan diambil oleh kedua negara.(*)

Editor : Indra Zakaria