Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Iran Konfirmasi Gugurnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei Akibat Serangan Militer AS dan Israel

Redaksi Prokal • 2026-03-01 11:40:14

Ali Khamenei
Ali Khamenei

TEHERAN – Televisi pemerintah Iran pada hari Minggu mengonfirmasi kabar duka mengenai wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Beliau dinyatakan gugur setelah serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel menghantam tempat kerjanya pada Sabtu pagi waktu setempat. Pengumuman resmi ini sekaligus memvalidasi klaim yang sebelumnya sempat dilontarkan oleh pihak media Israel dan Presiden AS Donald Trump.

Agresi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat beserta sekutu utamanya di Timur Tengah tersebut menyasar sejumlah target strategis, termasuk ibu kota Teheran. Serangan rudal yang terjadi pada Sabtu (28/2) tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah, tetapi juga memakan korban jiwa dari kalangan warga sipil. Sebagai respons atas tindakan tersebut, Iran segera melancarkan serangan rudal balasan yang menargetkan wilayah Israel serta berbagai fasilitas militer AS yang tersebar di kawasan Timur Tengah.

Menyusul kekosongan jabatan tertinggi di negara tersebut, Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Mokhber, memberikan pernyataan melalui kantor berita IRNA. Ia menjelaskan bahwa tugas-tugas Pemimpin Tertinggi untuk sementara waktu akan dijalankan secara kolektif oleh Presiden Iran, ketua pengadilan, dan seorang anggota Dewan Wali Iran. Langkah ini diambil guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan di tengah situasi darurat pasca-serangan.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi sosok yang telah memimpin Iran sejak 1989 tersebut, pemerintah Iran secara resmi menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Selain itu, otoritas setempat juga mengumumkan libur kerja nasional selama satu minggu ke depan. Seluruh rakyat Iran kini berada dalam suasana duka mendalam atas kepergian pemimpin yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai presiden pada periode 1981 hingga 1989 tersebut.

Ayatollah Ali Khamenei tercatat sebagai pemimpin dengan masa jabatan terlama di Timur Tengah. Kepergiannya menandai berakhirnya sebuah era panjang dalam sejarah politik Iran dan diprediksi akan membawa dampak besar bagi peta geopolitik di kawasan tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria