MOSKOW – Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, melontarkan kritik pedas terhadap tindakan militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Dalam pernyataan resminya, Medvedev menuduh Washington sedang melakukan segala cara yang ceroboh demi mempertahankan pengaruhnya di panggung internasional.
"AS, dalam upayanya untuk mempertahankan dominasi global, berperilaku seperti babi yang tidak mau meninggalkan palung makanannya," ujar Medvedev dengan nada sindiran tajam. Ia menilai ambisi hegemoni Amerika Serikat telah membutakan akal sehat diplomatik dan justru memicu kekacauan yang lebih besar.
Medvedev juga memberikan peringatan mengenai ketangguhan Iran sebagai sebuah bangsa dengan sejarah yang panjang. "Iran, sebagai pewaris Kekaisaran Persia, akan tetap lestari," tegasnya. Ia meyakini bahwa kekuatan historis dan kultural Iran tidak akan mudah dipatahkan oleh serangan militer luar mana pun.
Menutup pernyataannya, mantan Presiden Rusia ini menyoroti risiko besar yang kini menghantui rakyat Amerika Serikat akibat kebijakan luar negeri pemimpin mereka. "Dengan memutuskan untuk menyerang Iran, Trump telah menempatkan seluruh warga Amerika dalam potensi ancaman," pungkas Medvedev. Moskow memandang langkah tersebut sebagai titik balik berbahaya yang dapat memicu balasan tak terduga terhadap keamanan domestik Amerika. (*)
Editor : Indra Zakaria