Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Iran Klaim Tangkap Tentara AS, Sebut Pentagon Tutupi Korban Jiwa

Redaksi Prokal • 2026-03-08 07:10:00

Tentara Amerika Serikat
Tentara Amerika Serikat

TEHERAN — Eskalasi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memasuki babak baru setelah munculnya pernyataan mengejutkan dari pejabat tinggi keamanan Iran. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Larijani, secara terbuka mengklaim bahwa pihaknya telah berhasil menangkap sejumlah personel militer Amerika Serikat dalam sebuah operasi yang hingga kini masih menjadi misteri.

Dalam keterangannya, Larijani tidak hanya mengumumkan penangkapan tersebut, tetapi juga melontarkan tuduhan serius terhadap transparansi militer Amerika Serikat. Ia menuduh Washington sengaja memanipulasi data jumlah korban jiwa personel mereka di lapangan untuk menghindari tekanan publik.

“Sejumlah tentara Amerika telah ditangkap. Namun, mereka menyebarkan narasi yang menyesatkan dengan mengklaim bahwa lima atau enam tentara Amerika tewas,” tegas Larijani dalam pernyataan resminya.

Larijani lebih lanjut merinci pola yang menurutnya digunakan oleh pihak Pentagon dalam mengumumkan kematian prajurit mereka. Menurutnya, Amerika Serikat cenderung memberikan informasi secara bertahap untuk meredam dampak psikologis dan politik.

“Kemudian, seiring waktu, mereka secara bertahap menaikkan jumlah korban tewas dengan berbagai dalih, seperti kecelakaan atau insiden yang direkayasa,” tambahnya, merujuk pada apa yang ia sebut sebagai taktik narasi menyesatkan dari pihak lawan.

Pernyataan ini diprediksi akan memicu reaksi keras dari Gedung Putih dan Departemen Pertahanan AS. Hingga berita ini diturunkan, pihak Amerika Serikat belum memberikan konfirmasi resmi terkait klaim penangkapan prajurit mereka maupun tuduhan manipulasi data korban. Situasi ini semakin memperkeruh dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah, di mana kedua negara terus terlibat dalam perang urat syaraf yang intens.(*)

Editor : Indra Zakaria