Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

PM Pakistan Shehbaz Sharif Serukan Persatuan Dunia Hadapi Kebijakan Donald Trump

Redaksi Prokal • 2026-03-10 07:20:00

Shehbaz Shariff, PM Pakistan
Shehbaz Shariff, PM Pakistan

 

ISLAMABAD- Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengeluarkan pernyataan keras yang ditujukan kepada kepemimpinan Donald Trump di Amerika Serikat. Dalam sebuah pidato yang menarik perhatian dunia internasional, Sharif menyerukan agar komunitas global bersatu untuk menghadapi pendekatan kebijakan luar negeri Gedung Putih yang dinilainya telah melenceng dari nilai-nilai diplomasi antar-negara sekutu.

Sharif menegaskan bahwa meskipun Pakistan secara historis merupakan sekutu lama Amerika Serikat, rezim saat ini di bawah kendali Trump tidak lagi bertindak sebagai mitra yang setara. Ia menggunakan istilah "pengganggu" (bully) untuk menggambarkan gaya kepemimpinan Trump yang dianggap lebih mengedepankan paksaan daripada kerja sama yang saling menguntungkan.

"Dunia harus bersatu melawan Donald Trump. Kita selalu menjadi sekutu lama AS, tetapi rezim ini bertindak seperti pengganggu dan bukan lagi seorang teman," ujar Shehbaz Sharif dalam pernyataan resminya.

Lebih lanjut, PM Pakistan ini menyoroti pola diplomasi Trump yang dianggap transaksional dan mengancam kedaulatan negara lain. Menurut Sharif, Trump cenderung menekan negara-negara lain untuk memperjuangkan kepentingan sepihak Amerika Serikat. Jika sebuah negara menolak untuk mengikuti kemauan tersebut, Trump tidak segan-segan menggunakan ancaman sanksi ekonomi sebagai alat penekan.

Pernyataan ini mencerminkan meningkatnya ketegangan dalam hubungan bilateral antara Islamabad dan Washington. Selain itu, seruan Sharif ini juga menggaungkan keresahan yang sama di antara beberapa pemimpin dunia lainnya yang merasa tertekan oleh kebijakan "America First" yang kerap mengabaikan norma-norma kerja sama internasional yang telah terjalin selama puluhan tahun.(*)

Editor : Indra Zakaria