Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

IRGC Lancarkan Operasi Janji Sejati 4: Rudal Hipersonik Iran Gempur Target AS dan Israel

Redaksi Prokal • 2026-03-10 10:25:00

Serangan rudal Iran.
Serangan rudal Iran.

TEHERAN – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan keberhasilan peluncuran gelombang serangan ke-30 yang menargetkan posisi Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah pada Senin (9/3). Operasi militer berskala besar ini dilakukan dengan menggunakan kombinasi teknologi drone strategis serta rudal balistik dan hipersonik tercanggih milik Teheran.

Pernyataan resmi IRGC yang disiarkan melalui stasiun televisi pemerintah IRIB menyebutkan bahwa serangan ini merupakan bagian dari "Operasi Janji Sejati 4". Momentum serangan kali ini bertepatan dengan pengumuman Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. Pihak militer mengklaim bahwa operasi tersebut mencapai tingkat keberhasilan 100 persen dalam menghantam target-target yang telah ditentukan.

Serangan tersebut dilaporkan menyasar sejumlah pangkalan militer AS yang dianggap sebagai "markas teroris" serta wilayah pendudukan di bagian utara Israel. Dalam operasi ini, Iran mengerahkan jajaran persenjataan strategisnya, termasuk rudal Khorramshahr, Kheibar, serta rudal hipersonik Fattah yang dikenal memiliki kemampuan menembus sistem pertahanan udara berlapis.

Dampak dari eskalasi ini mulai dirasakan di negara-negara tetangga. Pusat Komunikasi Nasional Bahrain melaporkan bahwa fasilitas Bahrain Petroleum Company (Bapco) di desa Maameer sempat mengalami kebakaran hebat akibat serangan tersebut. Meski api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran, insiden ini menambah ketegangan di jalur logistik energi kawasan.

Konflik terbuka ini merupakan kelanjutan dari rangkaian saling balas sejak akhir Februari lalu. Sebelumnya, pada 28 Februari, serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Teheran telah menyebabkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban jiwa di kalangan warga sipil. Salah satu insiden paling tragis adalah hantaman proyektil pada sebuah sekolah perempuan yang menewaskan banyak siswi di tengah kegiatan belajar, yang kemudian memicu kemarahan besar dan aksi balasan dari pihak Iran hingga saat ini.(*)

Editor : Indra Zakaria