TEHERAN – Pemerintah Iran secara resmi memberikan pernyataan terkait serangkaian serangan yang baru-baru ini menyasar wilayah Azerbaijan, Turki, dan Siprus. Teheran mengonfirmasi bahwa rentetan insiden tersebut merupakan operasi berkedok palsu (false flag operation) yang dirancang oleh pihak Israel dengan tujuan memicu ketegangan di antara negara-negara Muslim.
Pihak otoritas Iran mengeklaim telah memiliki bukti bahwa serangan tersebut sengaja dilakukan untuk menjebak negara-negara di kawasan agar saling mencurigai. Dengan menyamarkan identitas penyerang, Teheran menilai ada upaya sistematis untuk merusak stabilitas diplomatik dan menciptakan narasi konflik internal di dunia Islam.
Menyikapi situasi yang kian memanas, Iran mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh negara di kawasan untuk tidak terpancing oleh provokasi tersebut. Pemerintah Iran mengimbau kerja sama intelijen lintas negara guna memverifikasi setiap insiden keamanan agar tidak terjebak dalam skenario yang merugikan.
Teheran juga menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi terhadap potensi serangan serupa di masa mendatang. Penguatan koordinasi antarnegara Muslim dipandang sebagai langkah krusial untuk menangkal upaya adu domba yang dapat mengancam perdamaian regional di Timur Tengah dan sekitarnya. (*)
Editor : Indra Zakaria