Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Modernisasi Militer Pyongyang: Kim Jong Un Pimpin Langsung Uji Coba Rudal Canggih Berbasis AI

Redaksi Prokal • Rabu, 27 Mei 2026 | 11:49 WIB
Uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasongpho-17 milik Korea Utara, yang disiarkan kantor berita Korea Utara KNA
Uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasongpho-17 milik Korea Utara, yang disiarkan kantor berita Korea Utara KNA

 

PROKAL.CO- Pemerintah Korea Utara secara resmi mengumumkan keberhasilan uji coba sistem rudal jelajah, rudal balistik terbaru, serta sejumlah roket artileri pada Rabu waktu setempat. Unjuk kekuatan militer yang disaksikan langsung oleh Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, ini diklaim sebagai langkah krusial dalam memodernisasi persenjataan negara sekaligus memenuhi target pembangunan pertahanan lima tahun Pyongyang.

Rangkaian pengujian yang berlangsung pada Selasa tersebut mencakup pengetesan sistem senjata rudal jelajah taktis dan sistem peluncuran rudal multifungsi ringan. Pengumuman ini dirilis hanya berselang sehari setelah militer Korea Selatan mendeteksi adanya peluncuran sejumlah proyektil, termasuk rudal balistik jarak pendek, yang ditembakkan dari pesisir barat Korea Utara.

Berdasarkan catatan dari otoritas militer Korea Selatan, proyektil-proyektil tersebut meluncur sekitar pukul 13.00 siang waktu setempat dan berhasil terbang hingga mencapai jarak sejauh 80 kilometer. Aksi unjuk gigi ini sekaligus menandai momen pertama kalinya Korea Utara kembali meluncurkan rudal balistik ke udara setelah sempat absen sejak pertengahan April lalu.

Kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), memaparkan bahwa agenda uji coba tersebut berfokus pada analisis dan kalkulasi daya ledak hulu ledak misi khusus pada rudal balistik taktis. Selain itu, mereka juga menguji akurasi serangan dari rudal jelajah taktis yang kini telah dipersenjatai dengan teknologi pemandu berbasis kecerdasan artifisial (AI).

Pihak KCNA mengeklaim teknologi kecerdasan buatan dan sistem navigasi otonom berpresisi tinggi yang tertanam pada rudal jelajah taktis tersebut mampu menghantam sasaran secara akurat hingga jarak 100 kilometer. Ke depan, senjata mutakhir ini rencananya akan segera didistribusikan dan dikerahkan untuk memperkuat brigade artileri jarak jauh di sepanjang wilayah perbatasan selatan yang berbatasan langsung dengan Korea Selatan.

Melihat hasil di lapangan, Kim Jong Un dilaporkan sangat puas dengan pencapaian tersebut. Ia menilai bahwa keberhasilan eksperimen ini menjadi sinyal yang sangat jelas mengenai semakin meningkatnya taji dan kekuatan angkatan bersenjata Korea Utara di mata dunia.

Lebih lanjut, Kim Jong Un menegaskan bahwa sistem kendali penembakan serta sistem otomatisasi pada seluruh kendaraan peluncur kini telah diperbarui secara total. Langkah perombakan teknologi ini sengaja dilakukan agar seluruh armada tempur mereka mampu beradaptasi dengan kondisi peperangan modern, sekaligus mendongkrak kesiapan dan kemampuan taktis pasukan dalam menghadapi potensi konflik di masa depan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#korea utara