Awak Kapal Induk USS Lincoln Stress Sudah 240 Hari di Laut: Menhan AS Tepis Isu Kesehatan Mental

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 11:02 WIB
USS Abraham Lincoln.
USS Abraham Lincoln.

 PROKAL.CO- Panglima militer tertinggi Amerika Serikat untuk wilayah Timur Tengah, Laksamana Brad Cooper, menegaskan bahwa kesehatan mental para prajurit di kapal induk USS Lincoln kini menjadi prioritas utama. Penegasan ini disampaikan usai kunjungannya ke kapal perang tersebut pada Sabtu lalu, di tengah derasnya sorotan publik terkait kondisi ekstrem akibat masa penugasan (deployment) yang sangat panjang.

Kapal induk yang mengangkut sekitar 5.000 personel tersebut telah berada di perairan Timur Tengah sejak Januari untuk mendukung operasi militer AS terhadap Iran, termasuk blokade pelabuhan. USS Lincoln mencatatkan rekor penugasan tanpa henti di laut selama lebih dari 240 hari tanpa port-of-call (singgah di pelabuhan) selama lebih dari 200 hari berturut-turut.

Meski mengakui bahwa tugas di atas kapal perang dalam waktu lama sangat menantang dan berat, Laksamana Cooper mengklaim bahwa USS Lincoln justru mencatatkan salah satu angka kasus kesehatan mental terendah dibandingkan 11 kapal induk aktif AS lainnya.

"Saya sejak lama percaya bahwa kesehatan mental adalah aspek penting dari kesehatan individu yang membutuhkan perhatian sama besarnya dengan kesehatan fisik dan spiritual. Saya mengapresiasi jajaran pimpinan Lincoln yang menjadikan kesehatan mental dan ketahanan kru sebagai prioritas utama," ujar Laksamana Cooper dalam keterangan resminya, Minggu.

Kunjungan dan pernyataan resmi ini merespons keresahan meluap dari pihak keluarga prajurit. Laporan dari Military Times dan Stars & Stripes mengungkap kondisi memprihatinkan di atas kapal, mulai dari sanitasi yang buruk, masalah sistem saluran air, hingga krisis pasokan makanan segar. Bahkan, terdapat laporan percobaan bunuh diri di mana beberapa prajurit nekat berusaha melompat ke laut.

Tekanan politik pun menguat di Washington. Sebanyak 13 senator dari Partai Demokrat mengirimkan surat kritikan keras kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth terkait perpanjangan masa tugas yang tak kunjung usai. Gubernur Maryland Wes Moore turut melontarkan kritik dan menyebut kondisi para prajurit sangat "memilukan".

Meski demikian, pihak AL AS menampik adanya krisis kesehatan mental di atas kapal, dan Menhan Pete Hegseth mengklaim berita yang beredar telah disimpangkan. Presiden Donald Trump pun menepis tuduhan bahwa para prajurit berada di laut terlalu lama.

Angin segar bagi para kru USS Lincoln diperkirakan segera datang seiring bergeraknya kapal induk USS George Washington yang dijadwalkan tiba di kawasan tersebut dalam sepekan ke depan untuk menggantikan posisi Lincoln. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
USS abraham Lincoln